28 September 2020

Salim Fakhry Sesalkan Kosongnya Pejabat BP Taman Nasional Gunung Leuser-Kutacane

Berita Golkar - Salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat, HM Salim Fakhry yang tergabung di Komisi IV DPR RI sangat menyesalkan dan menyanyangkan terjadinya kekosongan pejabat berwenang di kantor Balai Pengelolaan Taman Nasional Gunung Leuser Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, paska dirotasinya pejabat lama pada akhir 2019 lalu.

Pasalnya, menurut Salim Fakhry, saat dikonfirmasi, Minggu sore (27/09/2020) kendati ada ditunjuk Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) yang baru oleh pihak Dirjen KSDAE (Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem) yang dibawah Kemenhut RI.

Namun sejak diangkat dirinya tidak pernah sekali pun menginjakkan kakinya datang ke Aceh Tenggara, apalagi berkantor di BP-TNGL Kutacane yang berada di Tanah Merah, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara.

Baca Juga: Dodi Reza Alex Akui Media Siber Sangat Efektif Sosialisasikan Program Pemerintah dan Saat Pilkada

“Untuk itu saya minta kepada pihak Dirjen KSDAE agar mencopot saja oknum Plt itu dan menggantinya dengan orang lain, yang memang benar – benar mau bekerja sepenuh hati, karena jelas saya kira tidak ada alasan yang bisa mempertahankannya mengingat kesalahannya itu jelas merupakan hal prinsip sebagai abdi Negara,” terang politisi Golkar ini.

“Coba bayangkan saja, hampir sembilan bulan paska diangkat sebagai Pejabat Pelaksana Tugas, tidak sekali pun masuk kantor, saya kira tidak saja wajib diganti secara administrasi dirinya juga bisa diberhentikan secara tidak hormat. Langkah tegas itu harus diambil oleh pihak Dirjen KSDAE RI, sebab kalau tidak selain secara resmi akan saya laporkan ke Menteri Kehutanan RI,” ancam Salim Fakhry.

“Terus terang saja, rasa kecewa saya ini sangat beralasan, ditengarai adanya usulan saya sebagai anggota DPR RI asal Aceh guna memindahkan kantor Balai Besar-TNGL yang selama ini ada Medan-Sumatera Utara bakal pindah ke Aceh, persisnya ke Kabupaten Aceh Tenggara."

Baca Juga: Muslim Jaya Butarbutar Desak Airlangga Pecat Anggota Fraksi Golkar Yang Terlibat Kasus Djoko Tjandra

"Dan alhamdulillah wacana itu mendapat respon positif dari Pemerintah Pusat dan saat ini tengah digodok serius oleh Kemenpan RB dan Kemenhut RI yang merupakan mitra kerja saya di DPR RI,” rinci Salim Fakhry.

“Termasuk juga usulan pembangunan Kantor BP-TNGL Kutacane-Aceh Tenggara yang mencapai milyaran rupiah yang akan terealisasi pada tahun 2021 mendatang, yang kemungkinan besar nantinya menjadi cikal bakal Kantor Balai Besar TNGL Kedua usalan ini saya kira cukup kuat buat saya."

"Buat jadikan alasan rasa kecewa atas atitude buruk oknum Plt BP-TNGL Kutacane, yang tidak pernah sekali pun berkantor,” pungkas Salim Fakhry di ujung tanggapannya. {analisnews}

fokus berita : #Salim Fakhry