04 Oktober 2020

Wakil Walikota Sachrudin Ajak Warga Pinang Tangerang Berjemur Di Terik Matahari

Berita Golkar - Mengantisipasi merebaknya wabah Covid-19, Wakil Walikota Tangerang H Sachrudin mengajak warga berjemur di bawah sinar mentari pagi sambil bermain layang-layang, Minggu (4/10), di Gang H Yunus, Kelurahan Neroktog, Kecamatan Pinang.

Sedikitnya sekitar 125 peserta mengikuti lomba akhir kegiatan bertajuk “Kontes Layang-Layang Pagi bersama Sachrudin dan Kosasih”. Lomba itu sebelumnya telah digelar tiga pekan berturut-turut.

“Selain mempererat tali silaturahmi, berjemur diterik matahari pagi dipercaya dapat meningkatkan kekuatan tulang dan daya tahan tubuh dari penyakit. Terlebih dimasa pandemi Covid-19 sekarang ini,” ungkap Sachrudin.

Baca Juga: Terdampak Pandemi, Ace Hasan Ungkap DPR Belum Bahas Penyelenggaraan Haji Tahun Depan

Pimpinan daerah yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang ini mengingatkan, agar warga senantiasa menerapkan gerakan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).

“Coba bapak-ibu yang belum memakai masker, ini sengaja kami bawa. Tolong dipakai ya, buat kesehatan kita bersama, ” kata Sachrudin, sambil membagikan masker kepada warga disekitar lokasi kegiatan.

Sementara itu penggagas kegiatan, H Kosasih menyebut, lomba layang-layang sengaja digelar untuk mengedukasi warga tentang pentingnya berjemur di bawah sinar mentari pagi.

Baca Juga: Agun Gunandjar Desak Pemerintah Proteksi UMKM Di Tengah Ancaman Badai Resesi

“Saat ini seluruh pelajar termasuk mahasiswa diliburkan dari kegiatan belajar di sekolah. Untuk mengisi kesenggangan waktu tersebut, sengaja kami menggelar kegiatan positif ini,” ungkap politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang ini.

Dikatakan, sekitar 550 peserta mengikuti kegiatan sudah diselenggarakan sejak 13 September lalu. Mereka berasal dari berbagai penjuru kecamatan di Kota Tangerang. Bahkan ada pula peserta yang berasal dari Kota Tangerang Selatan.

Jumlah tersebut kemudian dibagi dalam 4 kelompok lomba. Setiap Minggunya para peserta berlomba mengadu layangan yang telah dibawanya dari rumah.

Baca Juga: Theo Sambuaga Puji Cosmas Batubara Sosok Konseptor dan Eksekutor Andal

“Kami menyiapkan benang kenur, kemudian masing-masing peserta membawa layangan berwarna kuning berukuran 120-130 sentimeter dengan logo S dan K,” tutur Kosasih.

Menurutnya, peserta tidak dipungut biaya apapun untuk bisa mengikuti lomba. Namun panitia tetap menyediakan hadiah bagi para pemenang.

“Tiap pekan kami menyiapkan hadiah uang tunai masing-masing Rp1 juta untuk juara pertama, Rp700 ribu untuk pemenang kedua, Rp400 ribu bagi juara ketiga dan Rp200 ribu untuk juara keempat,” papar Kosasih.

Baca Juga: Sambangi Korem 063/SGJ Cirebon, Dave Laksono Pantau Penanganan COVID-19 Yang Makin Melonjak

Setiap kali lomba digelar, panitia juga menyiapkan puluhan doorprize bagi peserta yang beruntung. Jadi total uang tunai yang disiapkan mencapai Rp9,2 juta, ditambah ratusan hadiah hiburan yang diundi tiap pekan.

“Sebagai Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Golkar Kota Tangerang, saya bertekad membesarkan partai dengan melakukan kegiatan aktif di tengah masyarakat,” tegas Kosasih.

Sedangkan Lurah Neroktog, Nurhasan mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan lomba layang-layang tersebut. Ia berharap kontes itu akan menambah kekompakan antar warga.

Baca Juga: Golkar Optimis Mampu Runtuhkan Dominasi PDIP Di Bali

Sejak pukul 06.00 WIB, para penggemar layang-layang tampak sudah berkumpul dilokasi kegiatan. Sebelum kontes dimulai, panitia membagi-bagikan masker kepada peserta.

Kontestan tampak antusias mengikuti kegiatan hingga lomba berakhir. Ratusan layangan diterbangkan kemudian diikat menjadi satu. Pemenangnya adalah layangan yang paling lama mengudara. {beritatangerang}

fokus berita : #Sachrudin