06 Oktober 2020

Wamendag Jerry Sambuaga Optimalkan Tol Manado-Bitung Untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal

Berita Golkar - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dr Jerry Sambuaga turut meninjau Tol Manado-Bitung yang sudah mulai beroperasi. Kunjungan tersebut dilakukannya disela-sela kesibukan saat meresmikan digitalisasi pasar tradisional beberapa waktu lalu.

Wamendag didampingi Kadisperindag Provinsi Sulut Edwin Kindangen dan disambut oleh Direktur Tol Manado-Bitung George Manurung.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendag berterima kasih kepada Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Kementerian PUPR terkait pembangunan Tol.

Baca Juga: Pemerintah Buka Kran Impor Gula dan Garam, Menperin Pastikan Izin dan Verifikasi Ketat

Kata Jerry, pembangunan tersebut merupakan bukti perhatian dan keberpihakan Presiden Jokowi terhadap daerah Sulawesi Utara (Sulut), apalagi kehadiran tol di Manado sudah sangat dirindukan.

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi Presiden Jokowi juga Menteri PUPR, Basuki Hadi Muljono yang telah mewujudkan tol ini. Tentu tidak lupa kepada Gubernur dan Pemkot-Pemkab di Sulut. Sulut bangga, senang, berterima kasih dan bersyukur kepada Presiden Jokowi karena ini tol pertama yang ada di Sulut,” ujar Jerry.

Kehadiran tol bukan hanya dimaknai sebagai tanda kemajuan tetapi juga karena dampak positifnya. Lanjut Jerry, dilihat dari sisi kemajuan, tol menandakan kebutuhan lalu lintas yang semakin modern dan nyaman.

Baca Juga: Adies Kadir Setujui Permohonan Kewarganegaraan Empat Atlet, Salah Satunya Gelandang Persija Marc Klok

Sedangkan dari sisi yang esensial, tol tentu akan memperlancar arus lalu lintas dan menggerakkan perdagangan dan ekonomi.

“Manfaat tol sangat besar. Dalam perspektif perdagangan, arus distribusi akan lebih lancar sehingga harga-harga akan lebih murah. Juga dampaknya pada arus supply chain produksi. Bahan mentah dan bahan baku untuk berbagai industri, pertanian dan lain-lain akan lebih murah sehingga produk daerah juga akan meningkat daya saingnya,” ujar Wamen yang juga putra daerah asal Sulut itu.

Lebih lanjut, Jerry mengharapkan dua hal, yaitu agar masyarakat, khususnya dunia usaha memanfaatkan kehadiran tol itu dengan seoptimal mungkin. Tol tidak boleh hanya memacu konsumsi masyarakat, sebaliknya harus bisa memacu produktifitas warga.

Baca Juga: Menko Airlangga Pastikan Fatwa dan Sertifikasi Halal Dalam RUU Cipta Kerja Tetap Wewenang MUI

Artinya, kehadiran tol bukan hanya menjadi sarana distribusi produk dari luar daerah tetapi juga bisa meningkatkan produk-produk asli Sulut yang bisa diperdagangkan ke luar daerah hingga keluar negeri.

Selain itu, tol juga akan meningkatkan akses, konektivitas, mobilitas, dan aktivitas masyarakat Manado-Bitung dan sekitarnya. Tol juga pasti akan meningkatkan aktivitas perdagangan masyarakat Sulut karena akses dan mobilitas semakin mudah dan cepat, sehingga dengan perdagangan yang meningkat otomatis akan meningkatkan roda perekonomian di Sulut.

“Terima kasih juga kepada Pemprov Sulut, Pemkot Manado, Pemkot Bitung dan seluruh teman-teman Kepala Daerah yang telah memberikan support kepada jalan tol Manado-Bitung ini,” lanjutnya.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Nilai Kontroversi RUU Cipta Kerja Itu Dinamika Demokrasi

Kedua, Wamendag Jerry Sambuaga mengharapkan kolaborasi yang makin intensif antara pemerintah daerah, baik di kabupaten dan kota di Sulawesi Utara dengan Pemerintah Pusat untuk bisa memanfaatkan kehadiran tol tersebut.

Kementerian Perdagangan sendiri, menurut Jerry punya banyak program kerja untuk memfasilitasi industri di daerah agar bisa tumbuh dan bersaing. Jerry mengatakan, ada banyak program kerja Kemendag untuk desain produk, fasilitasi perdagangan hingga program akselerasi ekspor.

Kolaborasi yang baik akan memunculkan usahawan dan perusahaan baru di Sulut yang bisa bersaing di level nasional bahkan internasional.

Baca Juga: Mukhtarudin Ajak Kaum Muda Kotawaringin Barat Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi Diri

“Sulut sudah pasti banyak potensi dan potensi itu sekarang difasilitasi dengan berbagai infrastruktur yang dibangun pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi. Sekarang tinggal bagaimana kita fasilitasi dalam produksi dan perdagangan. Saya yakin Sulut bisa. Ini saatnya usahawan dan industri Sulut berbicara di level nasional atau bahkan internasional,” tambah Wamendag.

Daya saing yang dimaksud Jerry Sambuaga bukan hanya di sektor primer, tetapi harus bisa bersaing di sektor pengolahan dan sektor lain yang memakai teknologi.

Menurutnya, di sektor pertanian, perkebunan dan kelautan juga harus mulai berpikir untuk berproduksi dalam skala industri. Ini hanya bisa dilakukan jika memanfaatkan teknologi dengan tenaga kerja berketerampilan tinggi.

“Masyarakat Sulut harus didorong untuk bertransformasi dengan melakukan kegiatan ekonomi yang berbasis teknologi. saya berharap adanya tol ini juga mendorong transformasi itu,” pungkas Jerry. {beritamanado}

fokus berita : #Jerry Sambuaga