12 Oktober 2020

Jadi Tantangan Pemprov DKI, Fraksi Golkar Minta Penanganan Banjir Tak Dinomorduakan

Berita Golkar - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco menyebut persoalan banjir tidak bisa dikesampingkan. Menurutnya, penanganan banjir saat ini juga menjadi tantangan bagi Pemprov DKI.

"Betul persoalan banjir tidak bisa dinomorduakan, itulah realita dan tantangan kita hadapi saat ini," ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, saat dihubungi, Minggu (11/10/2020).

Basri mengatakan hal ini karena banjir menyangkut keselamatan warga. Jadi pemprov diminta memperhatikan dan mempersiapkan penanganan banjir. "Pemprov harus ada perhatian terhadap korban, dan mulai persiapan dalam menghadapi banjir," kata Basri.

Baca Juga: Arnod Sihite Ingatkan Buruh Jangan Mudah Ditunggangi Parpol Saat Unjuk Rasa

Menurutnya, tidak mudah menangani banjir yang bersamaan dengan pandemi. Namun, hal ini perlu dilakukan untuk melindungi warga Jakarta. "Memang tidak mudah, tapi sudah jadi kewajiban kita, melindungi rakyat Jakarta," sambungnya.

Diketahui sebelumnya, hujan deras yang berujung tanah longsor menimbulkan duka di selatan Jakarta. Kejadian ini menewaskan seorang ibu yang tengah mengandung.

Bermula dari hujan deras pada Sabtu, 10 Oktober, kemarin. Lantas informasi mengenai banjir di sejumlah wilayah di Ibu Kota bermunculan, salah satunya di RT 4 RW 2 Kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan. Kabar banjir itu diikuti pula dengan berita duka lantaran adanya korban yang meninggal dunia.

Baca Juga: Usai Lantik Pengurus Golkar Blitar, Sarmuji dan Sahat Simanjuntak Ziarah ke Makam Bung Karno

"Ada 1 yang meninggal dunia, yaitu sekitar umur 40 tahun, seorang perempuan yang kebetulan sedang hamil," kata Alamsyah selaku Camat Jagakarsa saat ditemui di lokasi banjir itu.

Sementara itu, banjir di lokasi itu disebut Alamsyah membuat kurang-lebih warga harus mengungsi. Ketinggian air saat itu disebut Alamsyah sekitar 1,5 meter. {detik}

fokus berita : #Basri Baco