12 Oktober 2020

Jelang HUT Ke-56, Golkar NTT Gelar Pelatihan Menjahit dan Pertanian Hidroponik

Berita Golkar - DPD I Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar aneka kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 56 Partai Golkar yang jatuh pada tanggal 20 Oktober 2020.

Dua kegiatan pelatihan yang melibatkan langsung masyarakat Kota Kupang yang dilakukan serentak hari ini, Senin (12/10/2020) adalah Pelatihan Menjahit Masker Kain dan Pelatihan Hidroponik untuk perwakilan masyarakat dari enam kecamatan di Kota Kupang.

Pelatihan pertanian hidropinik dilakukan sehari, sedangkan pelatihan Menjahit Masker Kain dilakukan selama tiga hari berturut-turut yang digelar di Gedung DPD I Golkar Provinsi NTT.

Baca Juga: Malkan Amin-Andi Salahuddin Rum Prioritaskan Buka Lapangan Kerja di Barru

Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Koperasi dan Ekonomi Kreatif DPD I Golkar Provinsi NTT Riesta Magasari menjelaskan, pelatihan Menjahit Msker itu dilakukan untuk memberikan pembelajaran kepada ibu-ibu dan remaja perempuan yang memiliki bakat menjahit namun belum terwadahi karena keterbatasan fasiltas.

“Golkar NTT menggelar pelatihan ini untuk membantu para UMKM yang punya kemauan untuk maju namun selama ini masih terkendala di fasilitas penunjang."

"Nah, kebetulan Golkar memiliki personil yang punya UMKM binaan yang sudah mahir dalam menjahit sehingga mereka direkrut menjadi instruktur untuk memberikan pembelajaran kepada ibu-ibu dan remaja putri di Kota Kupang,” sebut Mega yang didampingi Yuni Sarabiti dan Nita Blegur.

Baca Juga: Jika Jadi Wakil Bupati Cianjur, Dedi Mulyadi Minta Tb Mulyana Syahrudin Tuntaskan Soal Kemiskinan

Wakil Sekretaris Bidang Pendidikan dan Kebudayaan DPD I Golkar NTT, Jesika Sodakain yang mengkoordinir Pelatihan Hidroponik mengatakan, pelatihan pertanian hidroponik dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memanfaatkan pola pertanian yang modern.

“Harapan kita agar setelah mendapatkan pengetahuan dari Golkar NTT yang bekerja sama dengan pihak yang berpengealaman dalam pertanian hidroponik ini bisa diterapkan di rumah masing-masing dan di lingkungan sekitar,” ujar Chika.

Wakil Sekretaris Bidang Pendidikan dan Kebudayaan DPD I Golkar NTT, Jesika Sodakain selaku koordinator Pelatihan Hidroponik ketika memantau jalannya pelatihan di Gedung Golkar Provinsi NTT, Seni (12/10/2020). Foto: Leader Ismail

Baca Juga: HWK Optimis Menangkan Irianto Lambrie-Irwan Sabri di Pilgub Kaltara

Putri Murek, salah satu peserta pelatihan menjahit masker kain dari Kecamatan Kota Raja mengaku sangat bergembira dan bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan menjahit masker kain.

“Pertama kali saya mendapatkan informasi dari pengurus Golkar NTT yang menyampaikan tentang pelatihan ini dan saya sangat senang, karena kita bisa belajar menjahit, dan harapan saya semoga kedepan bisa ada pelatihan menjahit baju, celana dan lainnya,” sebut Putri Murek pelajar kelas 1 SMA Negeri 2 Kota Kupang ini.

Dikatakan Putri Murek ia dibimbing oleh instruktur yang berpengalaman mulai membuat pola, menggunting dan selanjutnya menjahit. “Ini pengalaman yang sangat berharga yang diberikan oleh Golkar. Saya pribadi berterimakasih kepada partai Golkar NTT yang peduli dengan kami,” katanya.

Baca Juga: Melchias Mekeng Salurkan 3,5 Ton Beras Untuk 700 Keluarga Maumere di DKI Jakarta

Peserta lainnya, Theresia Siti yang ditemui disela-sela pelatihan menjahit masker kain mengatakan, Golkar punya kepedulian yang luar biasa untuk kelompok perempuan yang selama ini tidak bisa berkembang karena tidak ada yang peduli dengan menyediakan sarana pelatihan seperti ini.

“Setelah melihat informasi pelatihan ini di media sosial, saya langsung tertarik dan dengan senang hati untuk mengikuti pelatihan ini karena bisa belajar menjahit secara gratis terutama masker kain. Hari ini kami belajar tentang membuat pola, menggunting dan selanjutnya belajar untuk menjahit,” ujar Theresia yang merupakan perwakilan dari Kecamatan Maulafa ini.

Ia menyampaikan rasa kagumnya kepada Golkar NTT yang telah memberikan ruang belajar yang parktis untuk ibu-ibu dan remaja putri.

Baca Juga: Empat Hari Sambangi Lingga, Ansar Ahmad Kampanye di 38 Titik

“Harapan saya sebagai ibu rumah tangga, Golkar telah membuka peluang yang bagus untuk kaum yang selama ini kurang diberi perhatian karena kendala dana dan pendidikan, sehingga pelatihan seperti ini sangat membantu. Semoga kedepannya Golkar bisa membantu juga untuk fasilitas seperti mesin jahit agar kelompok seperti kami para ibu ini bisa berkembang,” ujarnya. {selatanindonesia}

fokus berita : #Riesta Magasari