12 Oktober 2020

16 DPD Kabupaten/Kota Desak Musda Golkar Sulsel Diulang, Ini Tanggapan Nurdin Halid

Berita Golkar - Enam belas ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar kabupaten/kota se-Sulsel dikabarkan mengusulkan musyawarah daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.

Padahal, musda X Golkar Sulsel baru beberapa bulan lalu digelar di Jakarta dengan memilih Wali Kota Parepare, Taufan Pawe sebagai Ketua Golkar Sulsel 2020-2025. Musda ulang diusulkan karena alasan hingga sekarang Golkar Sulsel belum memiliki pengurus definitif.

Terkait hal itu, mantan Ketua DPD I Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Namun, ia mengakui semua persoalan Golkar Sulsel sudah dilaporkan ke ketua umum Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Golkar Lodewijk F Paulus.

Baca Juga: Empat Hari Sambangi Lingga, Ansar Ahmad Kampanye di 38 Titik

"Seluruh masalah Partai Golkar Sulsel saya sudah laporkan ke pak ketua umum dan pak sekjen. Bagaimana nanti prosesnya itu sudah DPP," ungkap Wakil Ketua Umum DPP Golkar tersebut kepada Tribun melalui pesan WhatsApp, Senin (12/10/2020).

NH akronim namanya menambahkan bahwa Partai Golkar itu sistem, tapi kacau karena ada yang tidak patuh pada sistem. "Tidak cuma harus kolektif formatur, kalau ada perbedaan silakan formatur melakukan voting. Kecuali formatur tunggal. Mandataris itu cuma satu, cuma ketua," ujarnya.

Apakah pihaknya sepakat musda ulang itu digelar? NH dengan tegas mengaku sudah menyampaikan ke DPP. "Saya sudah tegas usulkan kembali musda ulang, saya sudah sampaikan fakta-fakta itu baik fakta maupun perilaku," ungkapnya.

Baca Juga: MDI Indramayu Apresiasi Pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja Oleh DPR

Nurdin mengakui bahwa penetapan calon harus bersumber dari SC, tapi kenapa saya lakukan? Karena musda lalu mulai panas. "Memang itu pelanggaran berjamaah, cuma itu dilakukan agar tidak ada riak-riak apalagi waktu itu lagi panas," kata mantan calon Gubernur Sulsel itu.

Diketahui, Wali Kota Parepare dua periode Taufan Pawe terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel periode 2020-2025.

Ketua DPD II Golkar Kota Parepare tersebut terpilih sebagai ketua setelah mantan Ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid mempertemukan empat calon ketua Partai Golkar Sulsel.

 

Baca Juga: Jika Jadi Wakil Bupati Cianjur, Dedi Mulyadi Minta Tb Mulyana Syahrudin Tuntaskan Soal Kemiskinan

Mereka, Hamka B Kady (Anggota DPR RI), Supriansa (Anggota DPR RI), Taufan Pawe (Walikota Parepare), dan Syamsuddin Andi Hamid (Bupati Pangkep).

Pertemuan mereka berlangsung di depan Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta, Jumat (8/8/2020). Pertemuan mereka disaksikan mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel AM Nurdin Halid. Sekira 5 menit berada dalam ruangan berukuran lebih kecil tersebut ke empatnya ke luar bersama Nurdin Halid.

Hasil dari pertemuan tersebut menyapakati Ketua DPD II Partai Golkar Parepare Taufan Pawe sebagai ketua. Lalu siapa sosok calon ketua Golkar Sulsel selanjutnya? Wakil Ketua Umum Partai Golkar HAM Nurdin Halid (NH) menilai Erwin Aksa (EA) sebagai sosok anak muda yang luar biasa.

Baca Juga: Usai Lantik Pengurus Golkar Blitar, Sarmuji dan Sahat Simanjuntak Ziarah ke Makam Bung Karno

Menurut mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel itu Erwin sudah berkiprah di tingkat nasional dan memiliki peluang maju sebagai calon Gubernur Sulawesi Selatan.

"Erwin punya potensi yang luar biasa, hanya memang Erwin harus taat asas pada partai. Apabila Erwin taat azas pada partai, maka dia berpotensi menjadi calon gubernur dan dia calon kuat," kata NH saat ngopi di Warkop Olala, Makassar, Kamis (1/10/2020).

"Sepanjang Erwin taat azas pada partai, tidak boleh mencele-mencele. Kalau taat azas dialah kader berpotensi jadi Gubernur Sulsel," Nurdin Halid menambahkan.

Baca Juga: Ahmadi Noor Supit Tegaskan Depinas SOKSI Dukung UU Cipta Kerja, Ini Alasannya

Tidak hanya itu, NH menegaskan bahwa EA juga berpotensi menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel di Musda Golkar Sulsel ulang. "Saya sudah tawarkan untuk menjadi Ketua Golkar Sulsel, bukan lagi apakah berpotensi atau tidak," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPP Golkar Erwin Aksa mengatakan bahwa ia tetap di DPP. "Saya di DPP, tugas banyak dan saya berbakti buat Sulsel sebagai entrepreneur. Banyak cara memajukan Sulsel," kata Erwin. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Nurdin Halid