13 Oktober 2020

Ridwan Bae Harap Proyek Tiga Kolam Retensi Kendalikan Banjir Kota Kendari Akibat Sungai Wanggu

Berita Golkar - Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V Ridwan Bae melakukan tinjauan lapangan guna memantau perkembangan proyek tiga Kolam Retensi untuk program pengendalian banjir daerah aliran sungai Wanggu. Program ini diharapkan dapat menampung volume air di Sungai Wanggu apabila terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan Ridwan usai berkeliling meninjau lokasi kolam retensi bersama tim anggota di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (12/10/2020). Menurutnya bencana banjir masih terus menjadi permasalahan Kota Kendari di saat musim penghujan. Terlebih banjir di Kendari sering menimbulkan korban jiwa dan korban ekonomi.

Baca Juga: Nurul Arifin Tegaskan Pembahasan UU Cipta Kerja Sudah Transparan dan Sesuai Aturan

“Untuk itu kami coba pahami dan carikan solusi. Dengan bekerja sama dengan Pemprov, minimal masyarakat yang sering dipindah-pindah karena banjir tak terjadi lagi. Saya harap betul Tahun 2020 ini sudah bisa terlaksana utamanya tiga Kolam Retensi ini. Memang masih banyak kekurangan dari data dan desain, tapi saya pikir pemerintah mampu segera menyelesaikannya,” ucap Ridwan.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menambahkan, pembangunan kolam retensi akan berlangsung hingga 2023 nanti. “Dua kolam retensi akan dibangun di daerah Boulevard Kecamatan Baruga, yakni Kolam Retensi Hilir seluas 6 Ha, dan Kolam Retensi Tengah seluas 4 Ha. Sementara Kolam Retensi Hulu seluas 7,5 Ha akan dibangun di daerah Nanga-Nanga,” imbuhnya.

Ridwan juga menyarankan agar pemerintah kota dan pemerintah provinsi dapat segera menyelesaikan permasalahan pembebasan lahan warga demi terwujudnya proyek tersebut. Sebab menurutnya hal ini yang akan menentukan kemaslahatan ekonomi bagi seluruh masyarakat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Inisiatif Pemerintah, Firman Soebagyo Optimis Presiden Jokowi Bakal Tanda Tangani UU Cipta Kerja

“Jadi dengan adanya urusan seperti ini, persoalan lahan ini, masyarakat juga pasti mengambil kesempatan untuk menaikkan harga. Saya kira wajar ini. Nah untuk itu saya berharap Wali Kota dibantu Pemprov bisa mengambil langkah-langkah konkrit dari sekarang untuk menyelesaikan persoalan ini tentu dengan cara yang benar,” tegas Politisi dapil Sulawesi Tenggara ini.

Terkait dengan rencana pembangunan Kolam Retensi untuk Sulawesi Tenggara, pemerintah telah merencanakan sebuah sistem yang menggambarkan satu sungai induk di Kota Kendari yakni Sungai Wanggu yang kemudian akan memiliki 14 anak sungai. Sejauh ini progresnya sudah lebih dari 80 persen dan diharapkan dapat selesai secepatnya guna mengakhiri permasalahan bencana banjir.

Tim Kunjungan Kerja Reses yang dipimpin Ridwan Bae ini juga dihadiri Wakil Ketua Komisi V lainnya yaitu Andi Iwan Darmawan Aras (F-Gerindra). Selain itu dihadiri juga oleh Sarce Bandaso Tandiasik dan Irmadi Lubis (F-PDI Perjuangan), Anang Susanto (F-Golkar), Mulyadi (F-Gerindra), Irmawan (F-PKB), serta Suryadi Jaya Purnama dan Muhammad Aras (F-PKS). {dpr}

fokus berita : #Ridwan Bae