13 Oktober 2020

Jatim Bebas Zona Merah COVID-19, Sahat Simanjuntak Sebut Kesadaran Masyarakat Meningkat

Berita Golkar - Jatim bebas zona merah, Sahat sebut kesadaran masyarakat menerapkan protokol Covid-19 meningkat. Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengatakan keberhasilan Jatim tersebut dikarenakan kesadaran masyarakat di Jatim terhadap protokol Kesehatan sudah tinggi.

“Salah satu pemicunya adalah kinerja gubernur, sekdaprov serta forkopimda Jatim yang maksimal dalam penerapan Protokol Covid-19. Namun, ada hal yang lebih penting lagi dengan kerja-kerja sinergi seperti itu secara maksimal, adanya kesadaran masyarakat sudah tumbuh dan tinggi dalam penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya di Surabaya, Selasa (13/10).

Baca Juga: Jelang HUT Ke-56, Golkar NTT Gelar Pelatihan Menjahit dan Pertanian Hidroponik

Politisi asal partai Golkar ini mengungkapkan meskipun semua instrumen dilibatkan untuk penanganan Covid-19, namun tak didukung kesadaran masyarakat tentunya hal ini tidak akan berhasil.

“Contoh di DKI semua instrumen dilibatkan dalam penanganan Covid-19, namun faktanya belum bisa menurunkan angka pertumbuhan Covid-19 di sana. Saya menilai kesadaran masyarakat disana perlu ditumbuhkan untuk menekan angka peningkatan pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Mantan ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim ini mengungkapkan, kerja keras gubernur DKI dalam penanganan Covid-19 namun tak didukung oleh masyarakat setempat maupun masyarakat pendatang yang memiliki kesadaran disiplin protokol Kesehatan tentunya tak akan membuahkan hasil.

Baca Juga: Jadi Tantangan Pemprov DKI, Fraksi Golkar Minta Penanganan Banjir Tak Dinomorduakan

“Di Jatim ini, ada instrumen hukum antara lain perda maupun pergub, aparatur sudah kerja keras ditambah dengan kesadaran masyarakat di Jatim terhadap protokol Covid-19 sudah tumbuh. Hal ini menunjang pertumbuhan semangat untuk keluar dari zona merah tersebut,” jelasnya.

Walaupun saat ini pertumbuhan Covid-19 di Jatim masih tinggi, kata Sahat, juga didukung dengan tingkat kesembuhan Covid-19 di Jatim juga tinggi. ”Kami berharap hingga akhir Desember 2020, akan semakin turun pandemi Covid-19,” tutupnya. {nusantaranews}

fokus berita : #Sahat Simanjuntak