14 Oktober 2020

Di Tangan Adrianus Bria Seran, Golkar Malaka Menggeliat Bak Cendawan Tumbuh di Musim Hujan

Berita Golkar - Adagium klasik dari Bahasa Latin, "Adde Parvum Parvo, Manus Acervus Erit" (tambahkan sedikit demi sedikit maka nanti akan menjadi tumpukan), sangat pas dilekatkan pada proses perjuangan pengurus DPD II Partai Golkar Malaka.

Membesarkan partai politik (Parpol) dengan beragam bendera saat ini, tentu membutuhkan taktik, strategi yang jitu. Diperlukan sang arsitek yang minimal memiliki kharisma.

Sosok berkarisma dalam membesarkan Golkar di Malaka ada pada sosok, Adrianus Bria Seran, S.H atau akrab disapa ABS atau Raja. ABS menjadi sosok penting dalam membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Malaka.

Baca Juga: Ormas MKGR Kota Manado Siap Menangkan Sonya Kembuan-Syarifudin Saafa

Bayangkan, Kabupaten Malaka merupakan daerah otonomi baru lepas dari kabupaten induk Belu pada 2013. Walaupun Partai Golkar sendiri sejak zaman Orde Baru (Orba) bukan asing bagi warga di Malaka. Bahkan di kampung-kampung, desa-desa, nama Golkar seperti sudah merasuk dalam kalbu.

Tapi kehebatan sang arsitek, ABS bukan sekedar isapan jempol belaka. Terbukti pada Pemilu legislatif (Pileg) 2015, menempatkan 4 kursi di DPRD Malaka. Ibarat cendawan di musim hujan, Pileg 1999 lalu, "tangan dingin" ABS mampu menggerakan mesin partai dan mendapatkan 8 kursi di legislatif.

ABS yang pada Musda Golkar 2020 dipercayakan kembali menjabat Ketua DPD II Golkar Malaka, dalam bincang-bincang santai di Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Selasa (13/10) membentangkan soal semakin berkibarnya Bendera Golkar di Malaka.

Baca Juga: 16 DPD Kabupaten/Kota Desak Musda Golkar Sulsel Diulang, Ini Tanggapan Nurdin Halid

Kecintaan terhadap Golkar di lingkup keluarga ABS bukan baru ditunjukkan sekarang. Jauh sebelumnya ketika masih remaja, sudah mengenal Partai Golkar. Kedua orangtuanya sangat fanatik terhadap Golkar dan itu kemudian dilanjutkan oleh para saudara-saudaranya.

"Orangtua kami fanatik Golkar sejak zaman Orba. Bahkan kakak sulung kami almarhum Marten Bria Seran menjadi Ketua DPD Golkar Belu dan menjadi anggota DPR RI. Kemudian kami adik-adik mengikuti jejaknya," kenang lulusan Fakultas Hukum Unwira ini.

Proses pembentukan karakter menjadi seorang politisi, diakui ABS, dirinya banyak belajar dari Kakaknya Marten Bria Seran ketika aktif. Tahun 1997 mulai berkecimpung di Partai Golkar. Ibarat sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, ABS selain melaksanakan profesi sebagai wiraswastawan, tapi sambil belajar tentang politik.

Baca Juga: Pilkada Dharmasraya, Kaum Suku Tigo Nini Dt Sungguno Kompak Dukung Sutan Rika-Labuan

Waktu bergulir dengan cepat. ABS memberanikan diri untuk bersaing di pemilu legislatif dan lolos dan menjadi Wakil Ketua DPRD Belu ketika itu. Malaka menjadi daerah otonomi, lembaga Dewan-pun beralih dari Belu ke Malaka. Jabatan Ketua pun dipegang ABS.

Pemilu legislatif 2015, tutur ABS, Golkar berhasil meraih empat kursi dan berhak memegang palu pimpinan legislatif. Bagi ABS, belum puas jika hanya meraih 4 kursi. Mesin partai digerakan. Rajin turun ke masyarakat menjadi senjata utama meraih simpatik. Alhasil, pemiu legislatif 1999, Partai Golkar Malaka mendulang suara 8 kursi atau penambahan 4 kursi.

"Kalau lima tahun lalu kami dapat 4 kursi dan semuanya laki-laki. Pada pileg 1999 kami raih 8 kursi dimana 2 orang perempuan. Ini hasil dari kerja bersama yang luar biasa. Bagi saya, Golkar adalah rumah kami. Bahkan saking cintanya kepada Golkar, kami sebut rumah yang kami tempati, Rumah Kuning yang identik dengan Golkar," kata ABS.

Baca Juga: Emak-Emak Bulat Dukung Gus Ipul-Mas Adi, Yakin Menang Tebal di Pilkada Pasuruan

Strategi apa yang dipakai sehingga mampu meraih 8 kursi, ABS dengan santai menegaskan bahwa tidak ada resep khusus. Kuncinya cuma selalu hidup berbaur dengan warga. Setiap hajatan apapun selalu kumpul bersama.

"Untuk besarkan partai kuncinya cuma berbaik hati dengan rakyat. Rajin turun ke tengah rakyat. Ikut merasakan penderitaan bersama mereka. Makanya saya sampaikan kepada semua pengurus dan anggota fraksi supaya jangan putus rantai komunikasi dengan rakyat," pesan ABS.

Bagaimana soal kepengurusan, ABS mengatakan, sudah terbentuk hingga desa. Masuk dalam kepengurusan adalah sebagian besar kaum milenial dalam wadah AMPG dan kaum perempuan. Pola yang sudah lazim dilakukan, jelas ABS, pendekatan dari rumah ke rumah dusun ke dusun.

Baca Juga: Farabi Arafiq Sebut Calon Walikota Depok Pradi Ulung Dalam Jaringan dan Komunikasi Ke Pusat

"Kami turun ke rakyat bukan mau pileg dulu. Kami sampaikan program keberhasilan yang dibuat pemerintah yang merupakan sosok usungan Partai Golkar. Tidak heran kalau warga Malaka sangat mencintai Partai Golkar," jelas ABS.

Berkenaan dengan HUT Partai Golkar tahun 2020 ini, ABS bersama pengurus dan simpatisan berjuang keras untuk mendapatkan bonus istimewa berupa memenangkan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malaka atas nama dr. Stefanus Bria Seran, MPH atau SBS dengan pasangannya Wendelinus Taolin atau WT.

"Ini kado istimewa kami buat Partai Golkar pada HUT Golkar tahun ini. Kami berjuang keras untuk meraih bonus istimewa yang akan kami persembahkan buat Golkar," tegas ABS.

Baca Juga: Kunjungan 4 Hari ke AS, Meutya Hafid Harap Menhan Prabowo Buat Terobosan Kerja Sama Nuklir

Kharisma ABS dalam membesarkan Partai Golkar di Malaka diakui pula salah satu kader yang kini menjadi anggota DPRD Malaka Fraksi Golkar, Petrus Nahak, ST. Walaupun baru periode pertama duduk di lembaga legislatif, tetapi sangat mengenal sosok ABS.

"Kami harus akui kebesaran Partai Golkar di Malaka berkat tangan dingin Pak ABS. Beliau sangat berkarisma. Dalam pileg, suara pemilih buat ABS bisa menyumbang tiga kursi dan ini luar biasa. Jarang seorang politisi meraih suara bisa sampai mendekati tiga kursi," ujar Petrus.

Mantan aktivis LSM ini menambahkan, baginya Golkar adalah rumahnya sendiri. Program dan struktur partai sangat terorganisir secara baik dari pusat sampai daerah. Makanya, kata Petrus, dirinya tidak salah pilih bergabung di Partai Golkar.

"Orang di Malaka menilai Sosok Pak ABS itu keras tapi saya nilai tidak. Beliau orangnya tegas, pegang prinsip dan bekerja total untuk besarkan Golkar. Saya sebagai politisi yang baru, banyak belajar dari sosok ABS," pungkasnya. {kupang.tribunnews}

fokus berita : #Adrianus Bria Seran