15 Oktober 2020

Hamka Baco Kady Ajak Masyarakat Berpikir Jernih Jabarkan Manfaat UU Cipta Kerja

Berita Golkar - DPR bersama pemerintah dalam Sidang Paripurna telah mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, Senin 5 Oktober 2020. Pengesahan RUU Cipta Kerja ini bersamaan dengan penutupan masa sidang pertama yang dipercepat dari yang direncanakan, pada 8 Oktober 2020 menjadi 5 Oktober 2020.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Hamka B. Kady mengajak masyarakat agar memahami isi Undang-Undang Cipta Kerja ini.

”DPR Bersama dengan Pemerintah telah melakukan tugasnya dalam pembahasan pasal per pasal rancangan Undang-Undang ini. Dalam konstitusi, kita buka ruang kepada masyarakat untuk melakukan kritik atau uji materil Undang-Undang melalui Mahkamah Konstitusi jika ada hal yang bertentangan dengan UUD 1945,” urai Hamka, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga: Azis Syamsuddin Persilakan Masyarakat Lakukan Judicial Review UU Cipta Kerja Bila Tak Setuju

Anggota Komisi V ini juga manjabarkan manfaat dari Undang-Undang Cipta Kerja, misalnya di sektor UKM. Perizinannya cukup hanya dengan pendaftaran saja. Lalu di sektor koperasi, pendiriannya cukup hanya dengan 9 orang dan dapat menerapkan teknologi.

Lalu untuk nelayan manfaatnya memotong rantai perizinan yang sebelumnya harus dibayar di beberapa instansi sekarang cukup di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saja.

Kemudian di sektor ekosistem inventasi di bidang perumahan akan memberi manfaat dengan memperbanyak pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang akan dikelola oleh Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3).

Baca Juga: Sambangi Ponpes Darul Hikam Banjaran, KH Dadang Zaim Sambut Hangat Teh Nia Dadang Naser

“Jadi Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja ini memberi manfaat pada Sektor UKM, koperasi, ketenagakerjaan dan ekosistem investasi. Mari kita buka cara pandang kita ke depan, tantangan dunia kerja ke depan sangat berat, perlu perbaikan perilaku dan profesionalisme kerja,” tegasnya. {fajar}

fokus berita : #Hamka Baco Kady