16 Oktober 2020

Ahmad Doli Kurnia Sebut Kampanye Virtual Dengan Konten Kreatif Di Medsos Efektif Saat Pandemi

Berita Golkar - Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, kembali mengingatkan pentingnya kampanye digital bagi para calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2020. Hal ini untuk menghindari adanya kerumunan massa mengingat Indonesia masih dalam masa pandemi covid-19.

"Sebagai opsi alternatif, tentu saja kampanye digital atau kampanye virtual ini sangat penting. Karena kampanye digital ini menghindarkan kita berinteraksi dengan orang-orang di satu titik tertentu dan potensi penyebaran covid-19 bisa terhindari," kata Doli dalam keterangannya, Jumat (16/10).

Diketahui sebelumnya, KPU sudah menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) No 13 tahun 2020 untuk mengatur tahapan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi. Salah satunya, melarang pengumpulan massa dalam tahapan kampanye pada 26 September sampai 5 Desember.

Baca Juga: Lomba Puisi HUT Ke-56 Golkar, 36 Jurnalis se-Indonesia Berpartisipasi

Doli meyakini perubahan dari kampanye tatap muka ke kampanye digital ini tidak akan banyak merugikan para calon kepala daerah. Menurutnya, kampanye digital yang dilakukan sebagai alternatif ini juga tetap bisa berjalan efektif.

Ia menjelaskan, selain mendukung pemutusan mata rantai covid-19, sejatinya ada beberapa keuntungan yang bisa dimaksimalkan oleh para calon kepala daerah dalam kampanye virtual ini. Misalnya, konten kampanye bisa disebarkan lebih cepat karena menggunakan sarana media sosial dan internet.

Selain itu, isi konten kampanye digital ini juga bisa dibuat lebih menarik dan kreatif dibanding poster atau banner yang biasanya. Lantaran, warna dan pencahayaan gambar digital dinilai lebih hidup dan tidak terbatas oleh ukuran kertas.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi, Wagub Andika Hazrumy Minta UMKM Banten Bertransformasi Ke Ekonomi Digital

"Kata kunci utama dari kampanye digital adalah kreativitas. Konten-konten yang dibuat menarik akan lebih menggoda publik untuk membaca," ucap Doli.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini juga menilai kampanye digital bisa lebih menguntungkan jika memanfaatkan kanal-kanal digital seperti layanan streaming video maupun musik. Penyampaiannya juga lebih mudah karena menurut Doli sebagian besar masyarakat Indonesia sudah melek teknologi.

"Faktor-faktor itu bakal memungkinkan efektifitas kampanye digital. Jadi, menurut saya kampanye digital itu tidak kalah efektif dan efisien dengan kampanye tatap muka," jelas Doli.

Baca Juga: Catat! Tiap Kamis Bupati Bandung Dadang Naser Bakal Cuti Untuk Kampanye Dukung Teh Nia

Lebih lanjut, ia berharap para calon kepala daerah agar segera mulai mengalihkan bentuk kampanye dari konvensional ke digital. Ia juga mengajak para calon kepala daerah untuk lebih kreatif lagi dalam menyampaikan gagasan politiknya lewat media digital.

"Saya harap semuanya bisa meninggalkan niat untuk mengumpulkan orang. Fokus kepada upaya membuat konten kreatif di media sosial agar bisa menarik publik untuk menyimak gagasan politik melalui kampanye digital," tutur Doli. {validnews}

fokus berita : #Ahmad Doli Kurnia