16 Oktober 2020

Tak Cuma Tunggu Vaksin, Bamsoet Minta Pemerintah Sosialisasi Protokol COVID-19 Hingga Tingkat Desa

Berita Golkar - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menggencarkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Pemerintah pusat harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyampaikan kepada aparat pemerintah tingkat desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat agar menggencarkan sosialisasi dan menyampaikan pentingnya menjaga kedisiplinan untuk menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari," ujar Bamsoet, dalam keterangannya, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak merupakan jurus ampuh menangkap Covid-19. "Dengan mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sebab hal tersebut merupakan jurus terbaik untuk memutus rantai penularan Covid-19," imbuhnya.

Baca Juga: Sekjen DPP Al-Hidayah Harap Golkarpedia Setia Menjadi Sahabat Terbaik Kader Golkar

Pemerintah, kata Bamsoet, juga perlu terus mengedukasi masyarakat untuk melawan virus Covid-19 tidak cukup hanya dengan vaksin yang disiapkan pemerintah. Namun demikian, dia menegaskan keefektifan vaksin tetap harus dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Karenanya penting pula untuk terus menggencarkan budaya hidup bersih dan sehat di masing-masih daerah dengan mengacu kepada protokol kesehatan. "Sebab pembudayaan protokol kesehatan bisa memberi dampak jangka panjang terhadap perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat luas," kata dia.

Politikus Golkar tersebut turut menyampaikan vaksin Covid-19 memang menjadi salah satu intervensi medis yang disiapkan pemerintah untuk dapat melawan pandemi Covid-19. Akan tetapi dengan patuh terhadap protokol kesehatan, Bamsoet mengatakan risiko penularan dapat diturunkan hingga 85 persen.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi, Wagub Andika Hazrumy Minta UMKM Banten Bertransformasi Ke Ekonomi Digital

"Prinsip dasar yang perlu dipahami masyarakat dalam melawan penularan Covid-19 adalah pelaksanaan protokol kesehatan mengingat kepatuhan terhadap protokol kesehatan efektif menurunkan tingkat risiko penularan sampai dengan 85 persen," katanya.

Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat. {tribunnews}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Bamsoet