17 Oktober 2020

Optimalkan Platform Media Sosial, HUT Ke-56 Golkar Bakal Diramaikan 36 Ribu Kader Seluruh Indonesia

Berita Golkar - Kemeriahan puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) Golkar 25 Oktober mendatang bakal berbeda dengan acara serupa pada tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini, Panitia HUT Golkar akan memaksimalkan platform media sosial untuk menjangkau seluruh daerah dan menyapa langsung anggota dan simpatisan melalui media daring. Puncak acara diperkirakan diikuti 36 ribu orang baik pengurus, anggota dan simpatisan Partai Golkar.

Ketua Panitia Pelaksana HUT Partai Golkar ke-56 Gatot Sudariyono menjelaskan, HUT Golkar tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Baca Juga: HUT Ke-56, Sekjen Wanita Swadiri Harap Golkar Makin Inovatif dan Kreatif Berkarya Bagi Bangsa

HUT Golkar tahun ini diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan akan memaksimalkan penggunaan platform media sosial.

"Kami akan gunakan banyak platform media sosial salah satunya zoom, YouTube. Perayaan HUT partai Golkar akan diikuti oleh seluruh DPD dari Sabang sampai Merauke. Baik provinsi maupun kabupaten kota. Seperti kampanye 3 M hari ini, kita terhubung dengan seluruh kabupaten kota," katanya dalam acara konferensi pers kampanye 3M sebagai rangkaian acara HUT Golkar, Sabtu (17/10/2020).

Sebelum puncak acara, panitia menyiapkan acara potong tumpeng yang menjadi bagian dari kegiatan tausyiah kebangsaan. Nasihat kebangsaan itu akan disampaikan oleh imam besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar. Tausiah kebangsaan itu bakal jadi momentum untuk refleksi perjalanan bangsa hingga saat ini.

Baca Juga: Jangkau Generasi Milenial, Meutya Hafid Minta Pemuka Agama Optimalkan Medsos Jadi Sarana Dakwah

Dia menambahkan, pada puncak acara HUT Golkar, panitia tidak hanya melibatkan pengurus teras Golkar di pusat maupun daerah. Panitia juga melibatkan anggota dan simpatisan partai di masyarakat. Kegiatan itu menggunakan media sosial yang akan diaediakan panitia.

"Dengan tekhnologi yang tersedia ternyata bisa eksplor, kalau satu daerah bisa dihadiri oleh 1000 orang, jadi 34 provinsi jadi 34 ribu peserta. Ditambah dr DPP maka acara puncak bisa kita hitung akan diikuti secara daring oleh seluruh pengurus, anggota, simpatisan sebanyak 36 ribu," katanya.

Menurut dia, pelibatan puluhan ribu anggota yang dilakukan secara daring itu merupakan upaya partai untuk menyatukan kekuatan Golkar dalam satu momentum sama. Tetapi dengan cara memaksimalkan tekhnologi yang tersedia di masa pandemi Covid-19 saat ini. Menurut dia, 36 ribu anggota yang akan hadir pada puncak perayaan partai Golkar itu setara dengan tiga kali lipat isi Istora Senayan.

"36 ribu itu kalau kita pakai acara konvensional, kita butuh 3 Istora untuk mengisinya. Kita berharap kemeriahan ini, sekaligus refleksi ini dan kedepan bisa diikuti oleh seluruh jajaran Golkar," katanya. {akurat}

fokus berita : #Gatot Sudariyono