22 Oktober 2020

Sudah Rp.30 Triliun Untuk Infrastruktur, Ridwan Bae Minta Masyarakat Sultra Tak Demo Jokowi

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae menyatakan kehadiran Presiden RI, Joko Widodo di Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam rangka meresmikan Jembatan Teluk Kendari dan Industri Pabrik Gula di Bombana, Kamis 22 Oktober 2020, membawa rahmat besar bagi masyarakat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Hal ini disampaikan Ridwan Bae menyusul gelombang unjuk rasa yang masih saja terjadi jelang kehadiran RI 1 di Bumi Anoa. Seyogyanya, kata dia, kesediaan RI 1 meluangkan waktu berkunjung ke Sultra disambut antusias dan suka cita.

“Adik-adiku datangnya Presiden Jokowi janganlah didemo. Semua ada jalurnya. Kalau tidak terima dengan UU Cipta kerja bisa melalui jalur MK atau bersurat ke Presiden. Kedatangan kepala negara di Sultra adalah rahmat bagi Sultra mesti disambut dengan gembira, bukan dengan demo. Beri suasana yang adem,” ungkap Ridwan Bae, Rabu 21 Oktober 2020.

Baca Juga: Airlangga Ungkap 56 Tahun Perjalanan Partai Golkar Malang Melintang Berkontribusi Bagi Bangsa

Ungkapan Legislator Senayan asal Sultra menyebut kedatangan Presiden Jokowi ke Sultra sebagai sebuah rahmat yang patut diapresiasi dan disyukuri ini bukan tanpa sebab.

Kata dia, bagaimanapun di era Jokowi program pembangunan infrastruktur di Sultra berjalan mulus. Salah satunya yang telah terealisasi dan akan diresmikan adalah Jembatan Teluk Kendari menghubungkan Kota Lama – Bungkutoko.

Infrastruktur yang dibangun di era Gubernur Nur Alam dan menelan dana APBN hingga Rp 800 miliar selama lima tahun berjalan nyaris tanpa kendala berkat dukungan Presiden RI melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI.

Baca Juga: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Sarmuji Ungkap Soliditas Koalisi Bikin Stabilitas Politik Terjaga

Kehadiran Jokowi sekaligus melaunching pembangunan Pabrik Gula Bombana, lanjut Ridwan akan memberi penguatan bagi keberlangsungan pembangunan sektor industri yang bakal menyerap banyak tenaga kerja.

Kata dia, kehadiran Jokowi untuk kali kedua secara otomatis bakal membuka peluang emas bagi suport pembangunan berbagai sektor pada Sultra sehingga menjadi perhatian nasional. Beberapa agenda pembangunan yang direncanakan menjadi lebih prioritas pasca tampilnya orang nomor satu di Indonesia itu di Bumi Anoa.

“Pak Jokowi ke Sultra adalah bukti bahwa beliau mendukung pembangunan di Sultra. Kali ini ada dua aspek, industri gula di Bombana yang dibiayai lewat swasta dan jembatan Bahteramas yang dibiayai pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga: Ini Alasan Judistira Hermawan Dukung Pemprov DKI Jakarta Bongkar Rumah di Bantaran Sungai

Beberapa agenda pembangunan strategis lain yang belum mencapai finish pun bisa dipush lebih cepat lewat campur tangan Presiden Jokowi pasca kunjungannya di Sultra.

Misalnya saja, kata Ridwan adalah agenda realisasi infrastruktur transportasi Jembatan Pulau Buton dan Pulau Muna, Jembatan Penghubung Pulau Muna dan Daratan Sulawesi di Konawe Selatan yang menjadi kebutuhan urgen masyarakat Sultra.

Termasuk beberapa project nasional yang tengah berjalan yakni Bendungan Ameroro dan Bendungan Pelosika sebagai penangkal bencana banjir.

Baca Juga: Ini Cara Supriansa Sosialisasi dan Klarifikasi Hoaks Seputar UU Cipta Kerja di Soppeng

“Saya pikir begini, kehadiran Presiden akan memberi dukungan pembangunan di Sultra. Masih banyak yang lemah, butuh dukungan Presiden. Masih banyak yang kita inginkan dari Pak Jokowi seperti pembangunan Jembatan Buton-Muna, Jembatan Pulau Muna – Daratan Sulawesi di Konsel sangat dibutuhkan,” urainya panjang lebar.

“Kita berharap datangnya Jokowi, harapan ini bisa terwujud. Akan berjalan sebagaimana diharapkan. Bendungan Pelosika dan Ameroro dan Lasolo. Seyogyanya dan sewajarnya, ketika Jokowi berkunjung disambut dengan dengan suasana tenang,” pungkas Anggota DPR RI dua periode itu. {sultraberita}

fokus berita : #Ridwan Bae