22 Oktober 2020

Bamsoet Desak KPU Tindak Tegas Peserta Pilkada Yang Langgar Protokol Kesehatan

Berita Golkar - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta ada tindakan tegas terhadap pelanggar aturan Pilkada 2020.

Sebab, masih banyak ditemukan pelanggaran-pelanggaran baik pelanggaran terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19 maupun pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

Merespons hal tersebut, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU), bersama Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memperhatikan permintaan Mendagri untuk menindak tegas peserta Pemilu yang melakukan pelanggaran, khususnya kepada jajaran penyelenggara yang melanggar aturan.

Baca Juga: Airlangga Ungkap 56 Tahun Perjalanan Partai Golkar Malang Melintang Berkontribusi Bagi Bangsa

"Sebab apabila penyelenggara melakukan pelanggaran seperti terlibat politik transaksional, maka akan timbul konflik kepentingan karena sudah tidak ada unsur kepercayaan lagi terhadap penyelenggara," kata Bamsoet melalui keterangannya, Kamis (22/10/2020).

Bamsoet mendorong Bawaslu dan aparat keamanan meningkatkan tugas pengawasan terhadap protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada, sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Tahapan Pilkada di Masa Pandemi Covid-19 khususnya di masa kampanye.

"Sebab masih terjadinya pelanggaran dalam tahapan Pilkada, dapat mengancam keselamatan publik dan kualitas Pilkada 2020," ujar Waketum Partai Golkar ini.

Baca Juga: HUT Ke-56, Golkar Dairi Ziarah Ke TMP Sibura-Bura dan Baksos Ke Panti Asuhan Perpulungen

Bamsoet mengimbau, pemerintah bersama KPU dan Bawaslu dapat mengevaluasi setiap tahapan Pilkada 2020, khususnya tahapan kampanye serta mempertimbangkan secara matang pelaksanaan Pilkada 2020 apabila masih terus terjadi pelanggaran-pelanggaran.

Sehingga pemerintah bersama KPU dapat segera mengambil kebijakan yang baik dan efektif untuk mencegah terjadinya masalah dalam pelaksanaan Pilkada.

"Mengingat, Pilkada 2020 harus tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat serta harus tetap berjalan sesuai asas Pemilu, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil," pungkas Bamsoet. {tribunnews}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Bamsoet