23 Oktober 2020

Ade Barkah Nilai Penggunaan e-Voting di Pilkada 2020 Terlalu Mepet

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa menilai wacana dan saran penggunaan Elektronik Voting (E-voting) di Pilkada 2020 terlalu mepet. Pasalnya, waktu penyelenggaraan Pilkada terlalu mepet dan akan dilaksanakan 9 Desember mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar, Ade Barkah Surahman mengatakan Indonesia belum memiliki piranti atau perangkat yang mendukung untuk penggunaan sistem E-Voting. Untuk saat ini, lanjut dia, cukup dengan mematuhi protokol kesehatan di pagelaran nantim

 

"Ya, kalau KPU-nya bisa belanja itu ya gak apa-apa. Cuman, saya pikir saat ini waktunya sudah mepet. Bisa dijalankan seperti yang lalu hanya dengan protokol kesehatan," kata Ade di Bandung, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: Ade Barkah Optimis Partai Golkar Menangkan 5 Pilkada se-Jawa Barat

Menurutnya, KPU belum mempunyai pengalaman penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada di tengan Pandemi. Oleh karena itu, cara terbaik untuk melaksanakan Pilkada di tengan pandemi Covid-19 yakni dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Ya tentu saja semua tidak punya pengalaman di masa pandemi ini merupakan sebuah pengalaman baru bagi semua peserta pilkada," ucapnya.

Ade mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mempunyai hak pilih untuk tetap melihat rambu-rambu kesehatan. Tak hanya itu, dia mengungkapkan bahwa Golkar Jabar akan terus mensosialisasikan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mancuci tangan, dan menjaga jarak.

"Dengan itu saya pikir dengan dilakukan kerja keras yang ekstra karena ada pembatasan ruang-ruang," tutupnya. {jabarnews}

fokus berita : #Ade Barkah