24 Oktober 2020

Tantowi Yahya Anugerahkan Gamelan Prize Untuk Mahasiswa New Zealand, Ini Alasannya

Berita Golkar - Mahasiswa New Zealand School of Music (NZSM) dan Padhang Moncar menutup pagelaran ujian akhir mata kuliah gamelan dengan mementaskan kolaborasi antara gamelan, biola dan harpa.

Mereka membawakan tembang “Pangkur Gedong Kuning" pada Rabu (14/10), setelah menjalani mata kuliah “PERF250 Indonesian Gamelan". Pagelaran ujian bertajuk Umbul Donga itu diikuti 19 mahasiswa NZSM. Umbul Donga bermakna doa untuk membersihkan diri atau menyingkirkan pengaruh buruk maupun segala penyakit yang ada di sekitar kita.

“Sungguh luar biasa, pelajar dan warga Selandia Baru mampu memainkan gamelan dengan sangat terampil dan indah," ungkap Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya yang hadir menyaksikan pertunjukan seni tersebut.

Baca Juga: HUT Ke-56, Momen Wahyu Iramana Putra Minta Maaf dan Mohon Pamit Dari Golkar Padang

Sebagai apresiasi, Tantowi memberikan hadiah “Gamelan Prize" kepada Harry Forte, mahasiswa terbaik mata kuliah gamelan. Tidak hanya kepada Harry Forte, mahasiswa berprestasi lainnya juga mendapatkan hadiah dari President New Zealand Indonesia Association, Hannah Brackley, dan KBRI Wellington.

"Para mahasiswa pantas mendapatkan penghargaan terbaik atas dedikasi dan kerja keras selama menempuh mata kuliah tersebut," ujar Tantowi dalam keterangannya, kemarin.

Para mahasiswa wajib menguasai materi ujiannya. Yaitu Gangsaran/Lancaran 1 laras Pelog Nem, Lancaran Naraca laras Slendro Manyuro, Ladrang Singa-sainga dan Sampak laras Pelog Barang.

Baca Juga: Tambang Batu Bara Liar Muara Enim Makan Korban 11 Orang Tewas, Ini Reaksi Keras Alex Noerdin

Penampilan para mahasiswa mendatangkan decak kagum para penonton. "Itu penampilan dan kolaborasi terbaik yang pernah ada. Lagunya sangat indah. Saya sangat menikmatinya," ujar Jennifer Shannon, salah satu penonton pada malam itu.

Padhang Moncar yang merupakan komunitas gamelan di Wellington juga membawakan dua buah gending yaitu Ketawang Ibu Pertiwi Pelog Lima dan Ladrang Mugi Rahayu laras Slendro Manyuro.

Padhang Moncar sering tampil di acara festival domestik dan internasional. Grup musik ini pernah terlibat dalam pembuatan ilustrasi musik film “the Hobbit 2" karya sutradra ternama Sir Peter Jackson asal Selandia Baru, dan serta film dokumenter Tupaia. {rmco}

fokus berita : #Tantowi Yahya