25 Oktober 2020

Prihatin Penahanan Jonas Salean Oleh Kejati NTT, Melki Laka Lena Minta Pembantaran

Berita Golkar - Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena prihatin dengan penahanan anggota DPRD NTT sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kupang, Jonas Salean.

"Kami prihatin dengan kejadian yang menimpa senior kami, Jonas Salean. Bukan cuma sekadar kasus hukum dan pengadilan tapi lebih dari itu Pak Jonas setahu kami lagi dalam proses penyembuhan sakit yang dialami dan butuh perawatan serius di rumah sakit."

"Tentu kami prihatin dalam kondisi sakit ini Pak Jonas harus mengalami proses hukum," kata Melki Laka Lena usai menggelar rapat internal di Kantor DPD I Partai Golkar NTT, Jumat (23/10) malam.

Baca Juga: Achmad Taufan Soedirjo Satukan Suara Ormas MKGR se-Banten Dukung Adies Kadir di Mubes

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean sebagai tersangka kasus pembagian aset tanah di depan Hotel Sasando Kota Kupang.

Mantan Wali Kota Kupang 2012-2017 itu ditetapkan tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Kejati NTT, Kamis (22/10/2020). Selain Jonas, jaksa juga menahan mantan pejabat Badan Pertanahan Nasional Kota Kupang Thomas More (TM).

Melki mengatakan, sejak awal Partai Golkar telah mencermati dan mengikuti proses hukum kasus Jonas Salean hingga proses penahanan beberapa hari lalu. Melki mengatakan, Partai Golkar sangat menghormati proses hukum yang berjalan dan tentu dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Baca Juga: Berdayakan Ekonomi Wartawan Cianjur, Budhy Setiawan Inisiasi Pembentukan Koperasi

"Dalam proses hukum ini kita memberi ruang sebesarnya bagi aparat dan kami akan menghormati proses hukum," kata Melki Laka Lena.

Ke depan lanjut Melki, Golkar akan menyediakan pengacara untuk mendampingi Jonas Salean dalam proses hukum selanjutnya. Dan pengacara itu akan diambil dari bidang hukum DPD I dan DPD II Golkar yang siap.

Terkait Jonas yang mengalami sakit, Melki berharap agar Kejati dan Rutan NTT bisa memperhatikan penanganan kesehatan bagi Jonas Salean.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Sebut Menang 60 Persen Pilkada Jadi Langkah Awal Rebut Kejayaan 2024

"Kami juga berharap pihak Kajati dan Karutan untuk betul-betul membantu Pak Jonas dalam melawati proses penyembuhan yang sedang berlangsung di rumah sakit," kata Melki, seraya meminta pembantaran karena sakit yang dialaminya.

"Kami minta, dalam konteks hukum semacam ini beliau diperkenankan untuk dibantarkan karena sakit. Aspek hukum silahkan diproses tapi tolong memperhatikan juga psikologis, kemanusiaan, kesehatan yang sedang dijalani Pak Jonas dalam berbagai proses di rumah sakit," kata Melki Laka Lena.

Melki juga meminta pengertian wartawan dan public karena Partai Golkar baru bisa memberikan keterangan pers terkait kasus Jonas Salean.

"Sejak awal kami tidak mau merespon. Bukan apa-apa, karena situasi ini kami mau membahas bersama dan meresposn bersama dulu. Saat ini kami belum bicara ke aspek-aspek lain, kami fokus dulu ke proses hukum, kemanusiaan, psikologis dan kesehatan. Itu yang tentu lebih penting dibanding aspek lainnya," kata Melki Laka Lena. {kupang.tribunnews}

fokus berita : #Melki Laka Lena #Jonas Salean