26 Oktober 2020

Taufan Pawe Ajak Kader Ormas MKGR Sulsel Fokus Bantu Pulihkan Ekonomi Nasional Dampak COVID-19

Berita Golkar - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Taufan Pawe memimpin rapat konsolidasi bersama pengurus organisasi pendiri Partai Golkar dan ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Sulsel.

Kegiatan tersebut berlangsung di Novotel, Jl Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Minggu (25/10/2020) malam. Rapat terbatas yang secara ketat menerapkan protokol kesehatan ini untuk membahas program kerja MKGR Sulsel.

Taufan Pawe yang juga ketua MKGR Sulsel meminta para pengurus untuk fokus pada pemulihan ekonomi nasional akibat dampak dari wabah Corona (Covid-19).

 

Baca Juga: Achmad Taufan Soedirjo Satukan Suara Ormas MKGR se-Banten Dukung Adies Kadir di Mubes

“Jantung tata kelola pemerintahan saat ini hanya satu, yakni pemulihan ekonomi. Saya rasa MKGR Sulsel bisa berkontribusi. Karena pengurus-pengurus MKGR adalah orang-orang maha terpelajar dan perkumpulan para pakar,” ujarnya.

Wali Kota Parepare dua periode ini menekankan, banyak cara yang bisa dilakukan agar program kerja MKGR Sulsel langsung terasa kepada masyarakat.

Seperti ketahanan pangan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa menjadi sektor yang dikedepankan untuk pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Melki Laka Lena Minta Paslon di Sembilan Pilkada 2020 se-NTT Pakai Masker dan Selalu Jaga Jarak

“Ketahanan pangan kita harus tetap terjaga, bantuan-bantuan sosial juga kita jalankan. Kita banyak ahli di sini (MKGR). Terpenting dalam setiap kegiatan kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” pesannya.

Tak hanya itu, Taufan juga menyinggung kesiapan Golkar Sulsel dalam peluncuran Yellow Clinic sesuai arahan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartato.

Yellow Clinic ini akan menawarkan bantuan kesehatan, khususnya penanganan Covid-19, di antaranya Swab Test PCR dengan harga murah.

Baca Juga: Gelar Rapimda se-Jateng, Ferry Wawan Cahyono Ajak Seluruh Kader Ormas MKGR Sukseskan Mubes

“MKGR Sulsel bisa turut berkontribusi dengan menggelar rapid test. Meski rapid test tidak bisa mendiagnosa Covid-19, namun rapid test bisa mendeteksi antibodi, apakah tubuh kita melawan virus atau tidak,” tuturnya. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Taufan Pawe