27 Oktober 2020

Meutya Hafid Minta RRI Jaga Independensi dan Netralitas Saat Pilkada 2020

Berita Golkar - Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid meminta agar Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Medan menjaga independensi dan netralitas jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 di 23 Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara.

“Kami mendorong agar LPP RRI Medan tetap menjaga netralitas, independensi, adil dan berimbang juga harus dikedepankan meskipun ada titipan dari pihak manapun. Saya tekankan nilai-nilai tersebut harus tetap dijaga,” tegas Meutya saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi I DPR RI mengunjungi RRI Medan, Sumut, Senin (26/10/2020).

Selain itu, politisi Fraksi Partai Golkar ini juga meminta RRI Medan melaksanakan fungsinya sebagai media pemersatu bangsa dengan cara menampilkan informasi terkait Pilkada yang bermuatan sejuk dan damai.

Baca Juga: Legislator Cantik Kader Golkar Ini Dijagokan Jadi Ketua DPRD Riau Gantikan Indra Gunawan Eet

"Saya berharap bagaimana RRI Medan dapat menyiarkan para kandidat calon sesuai kualitasnya masing-masing, bukan sesuai dengan suku agama dan ras. Tentu ini menjadi tugas dari media massa, termasuk Lembaga Penyiaran Publik,” terang Meutya.

Menurut legislator daerah pemilihan (dapil) Sumut I itu, seluruh LPP, baik itu TVRI maupun RRI menjelang Pilkada serentak tahun 2020 ini untuk dapat melakukan diseminasi informasi terkait sosialisasi protokol kesehatan dalam seluruh rangkaian Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Kita juga berharap sebenarnya karena ada pandemi Covid, masa kampanye para calon kepala daerah agar memanfaatkan media massa termasuk lembaga penyiaran publik untuk menyampaikan visi dan misinya serta melakukan kegiatan-kegiatan kampanye kekinian melalui media massa,” paparnya. {dpr}

fokus berita : #Meutya Hafid