28 Oktober 2020

Luar Biasa! Di Tengah Himpitan Pandemi, Idah Syahidah Pastikan Semua Rakyat Gorontalo Bisa Makan

Berita Golkar - Ketika para elit lain memilih bersembunyi di balik pintu rumah menghindari banyak orang, dan berlakukan protokol kesehatan super ketat, perempuan satu ini justru siang malam turun ketemu masyarakat disaat wabah Corona sedang tinggi tingginya.

Bukannya tidak takut, apalagi bermaksud menantang maut, tapi ini adalah ikhtiarnya untuk membantu warga Gorontalo yang saat ini tengah terhimpit pandemi.

Alasan Idah cukup sederhana. Mereka yang berkecukupan saja, sangat merasakan dampak dari pandemi covid-19, bagaimana dengan masyarakat menengah ke bawah.

Baca Juga: Di Forum Internasional PBB, Dyah Roro Esti Tekankan Pentingnya Energi Baru Terbarukan

Di DKI Jakarta saja kata Idah, sebelum pandemi Covid-19, kemiskinan hanya berkisar 1,2 Juta jiwa, namun pada bulan Mei 2020 sudah meningkat drastis menjadi 2,1 Juta jiwa.

“Di pusat ekonomi Indonesia saja kemiskinan meningkat 900 Ribu jiwa. Ini sangat relevan dan bisa sebagai tolok ukur di daerah, termasuk Gorontalo,” kata istri Gubernur Gorontalo itu, beberapa waktu lalu.

Idah sadar, bagaimana rakyat bisa berjuang bersama melawan pandemi, kalau perut mereka kosong. Idah pun terjun langsung ke lapangan untuk mengantar paket sembako untuk warga hingga pelosok.

 

Baca Juga: Ikut Campur Urusan Papua, Tantowi Yahya Ungkap Pelanggaran HAM di Vanuatu Jauh Lebih Banyak

Protokol kesehatan ada hal wajib dilakoni penerima bantuan, saat Idah Syahidah berkunjung ke wilayah pelosok. Kesempatan itu juga dimanfaatkan Idah, untuk memberikan edukasi langsung ke masyarakat tentang hidup sehat dan tetap patuhi protokol kesehatan.

Idah pun mencontohkan, di Bone Bolango, ada pasangan suami istri dari Lampung dan belum punya KTP Gorontalo. Mereka ke Gorontalo karena dijanjikan pekerjaan oleh seorang oknum, namun sampai sekarang pekerjaan yang dijanjikan tidak ada.

Alhasil pasutri tadi bekerja jadi pemulung, dan tinggal menumpang di rumah seorang tokoh setempat. Dan dimasa pandemi terlebih saat PSBB, mereka sangat terpukul.

Baca Juga: Agung Laksono Sebut UU Cipta Kerja Terobosan Hukum Demi Wujudkan Cita-Cita Pendiri Bangsa

“Jangan sampai ada warga di Gorontalo yang terpaksa mencuri karena tidak bisa makan, karena kelaparan. Maka harus ada upaya pencegahan agar tidak sampai terjadi kasus-kasus begitu di Gorontalo,” ungkapnya.

Memang statusnya sebagai Anggota DPR RI asal Golkar plus Istri dari Gubernur Gorontalo. Idah tak bisa menampik kalau kalau aksinya dikaitkan dengan politik. Tapi bagi Idah, di situasi sulit seperti sekarang, tidak etis bicara soal politk.

Idah mendapat dukungan dari keluarga dan orang dekatnya. Bahkan tak jarang, Idah terlihat bersama suaminya yakni Gubernur Gorontalo, menjalankan aksi bagi bagi makanan hingga bantuan sembako untuk warga.

Baca Juga: Bamsoet Minta Beda Pilihan di Pilkada 2020 Jangan Rusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Walaupun sudah menerapkan protokol kesehatan cukup ketat, Idah akhirnya terpapar juga. Namun setelah melakukan karantina dan pengobatan, kesehatan Idah kembali normal. Apakah beliau kapok? sepertinya tidak, karena agenda turun lapangannya masih jalan seperti biasa. {hulondalo}

fokus berita : #Idah Syahidah