29 Oktober 2020

Ini Janji Kurnia Agustina Terkait Banjir Bandung Selatan Jika Menang Pilkada Kabupaten Bandung

Berita Golkar - Calon Bupati Bandung, Kurnia Agustina, mengatakan banjir yang kerap terjadi di beberapa titik daerah Bandung Selatan, masalahnya sangat kompleks.

Menurut Kurnia Agustina yang didampingi Usman Sayogi sebagai calon wakil bupatinya pada Pilkada Bandung 2020, akibat terjadinya banjir bisa masuk ke berbagai persoalan.

"Bisa menjadi (masalah) soal sosial budaya, soal lingkungan, ekonomi dan politik pemerintahan. Maka penyelesaian soal banjir Bandung Selatan pun harus masif dan terintegrasi," ujar Teh Nia sapaan akrabnya Kurnia Agustina, Kamis (29/10/2020).

Baca Juga: Indi Naidha Sebut 92 Tahun Sumpah Pemuda Momen Terus Produktif Berkarya Positif

Teh Nia mengatakan, banjir menjadi masalah bersama bukan hanya masalah pemerintah, atau masyarakat yang terdampak saja.

"Maka langkah pengendaliannya, harus secara horizontal dan vertikal. Horizontal artinya pengendalian itu secara bersama, antar pemangku kebijakan dan kesadaran masyarakat dalam sikap kolektif, yang berorentasi pada pencegahan banjir,misal tidak membuang sampah ke kali," ujar Teh Nia.

Menurut Teh Nia yang diusung Partai Golkar dan Gerindra di Pilkada Kabupaten 2020, hal tersebut sudah berjalan, namun belum optimal.

Baca Juga: 57 Tahun Perjalanan Baladhika Karya Mengabdi Untuk Bangsa

"Adapun pengendalian vertikal, yakni sifatnya koordinatif antara pemerintah daerah, provinsi, serta pemerintah pusat, yang harus terus dilakukan," kata Kurnia Agustina.

Teh Nia, harus dipahami juga pengendalian banjir akibat luapan Citarum bukan semata dalam kewenangan Pemerintah Kabupaten Bandung, tetapi melibatkan pemerintah provinsi dan pusat.

"Selama ini Pemkab Bandung sudah berbuat banyak untuk mengendalikan dan menyelesaikan persoalan banjir ini. Bahkan pemerintah pusat dan provinsipun menggulirkan berbagai programnya," kata Teh Nia, yang merupakan istri dari Bupati Bandung, Dadang M Naser.

Baca Juga: Menpora Zainudin Amali Harap Liga 1 dan Liga 2 Segera Diizinkan Bergulir Lagi

Teh Nia mengatakan, adapun program yang kini tengah berjalan, seperti Program Citarum Harum, normalisasi aluran anak sungai Citarum dan Citarum oleh BBWS.

Dalam penanganan banjir di Bandung Selatan ini, kata Kurnia Agustina, masing masing pemerintah dalam stratanya melaksanakan kewenangan itu.

"Misal Pemkab Bandung sepengetahuan saya sudah menyiapkan lahan untuk pembuatan danau retensi lagi. Kini sudah ada danau retensi di sekitar Baleendah itu, tapi masih kurang dapat menampung luapan air Sungai Citarum," ujar Teh Nia.

Baca Juga: Agung Laksono Sebut UU Cipta Kerja Terobosan Hukum Demi Wujudkan Cita-Cita Pendiri Bangsa

Memang kini sudah ada kolam retensi di Cieunteung Baleendah, namun masih belum kuat menampung luapan air Sungai Citarum.

Nia mengaku, untuk lebih mengefektipkan upaya penanggulangan luapan air Citarum ini, pihaknya akan mengintensifkan pembangunan Danau Andir di daerah Desa Andir. "Rencana pembangunan danau ritensi Andir ini sudah ada, dan luasnya akan mencapai 25 hektar," kata dia.

"Jika kami terpilih nanti (menjadi pemenangan di Pilkada Bandung 2020) pembangunan danau ini akan direalisasikan. Berdasarkan kajian, danau seluas itu, akan dapat menampung luapan air Citarum, dan mengurangi banjir di sekitar Baleendah dan Dayeuhkolot," ucapnya. {jabar.tribunnews}

fokus berita : #Kurnia Agustina #Teh Nia