29 Oktober 2020

Andi Ina Kartika Sari Optimis Taufan Pawe Miliki Niat dan Kesempatan Membesarkan Golkar Sulsel

Berita Golkar - Komposisi kepengurusan baru Golkar Sulsel sudah tidak ada masalah. Ketua Terpilih, Taufan Pawe (TP) telah menyerahkan draft ke DPP beberapa waktu lalu, tinggal menunggu sikap dan keputusan.

Meski masih menuai gejolak, Taufan Pawe yang juga merupakan Wali Kota Pare-pare dua periode tersebut dinilai punya kesempatan dan niat untuk membesarkan Partai Golkar Sulsel. Apalagi, ia terpilih secara aklamasi dan didukung semua pihak DPD I Partai Golkar Se-Sulsel.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari. Menurutnya, aksi demonstrasi yang terjadi merupakan bagian dari dinamika berpolitik.

Baca Juga: Bamsoet Minta Pemerintah Jelaskan Urgensi Bangun Kawasan Wisata Di Daerah Konservasi Komodo

“Namanya ini dinamika dalam berpolitik. Kita tahu bersama, TP adalah kader lama, beliau punya kesempatan dan niat untuk membesarkan partai,” ungkapnya, Kamis 29 Oktober 2020.

Terkait draft yang telah disodorkan ke DPP Pusat. Andi Ina tak ingin berkomentar banyak, namun ia yakin situasi akan segera mereda, apapun keputusan dari atas maka semua harus melaksanakan.

“Saya pikir Partai Golkar dengan kedewasaannya, masalah yang ada akan terselesaikan dengan baik. Saya juga sangat berhati-hati untuk bersikap, terlebih Golkar adalah partai yang tegak lurus keatas, apapun putusan dari atas semua orang harus melaksanakan,” pungkasnya.

Baca Juga: Upah Minimum 2021 Tak Naik, Melki Laka Lena Dorong Pemerintah Berikan Bansos Untuk Pekerja

Terpisah, Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Sukri Tamma menilai, secara personal Taufan Pawe adalah orang lama di Golkar yang betul-betul sudah paham keadaan internal partai.

Terpilihnya Taufan Pawe sebagai Ketua Golkar Sulsel, kata Sukri, sangat dimaklumi dan tidak ada alasan kuat untuk menurunkannya.

“Pak Taufan Pawe terpilih secara aklamasi, dari awal ada kecenderungan tiga fraksi menuju keterpilihan itu. Dinamikanya memang sangat keras, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa Taufan Pawe dianggap paling memungkinkan untuk diterima,” katanya.

Baca Juga: Indi Naidha Sebut 92 Tahun Sumpah Pemuda Momen Terus Produktif Berkarya Positif

Wakil Dekan I FISIP Unhas ini melanjutkan, kubu Taufan Pawe juga merupakan tokoh-tokoh hebat yang punya pengalaman dan elite yang cukup dipandang di Sulsel. Otomatis punya pengaruh besar.

“Golkar cenderung menjadikan tokoh daerah mendapatkan posisi yang bagus. Selain sebagai etalase imej Golkar, juga memberikan bukti bahwa Golkar diisi oleh orang-orang hebat. Contohnya, Taufan Pawe yang sudah dua periode artinya dia punya kemampuan yang sangat bagus dalam memimpin, begitupun kubunya,” jelasnya.

Oleh karena itu, Sukri juga berharap solidaritas mesti tetap dijaga. Semua harus ditempatkan sesuai proporsinya.

“Konflik seperti ini perlu kesabaran dalam menanggapinya. Apalagi ini adalah masa-masa pilkada, dimana Partai Golkar punya kandida di 12 Kabupaten/Kota yang perlu didorong. Jangan sampai hal seperti ini menjadi keuntungan bagi rival. Itu asumsinya,” tutupnya. {makassar.terkini}

fokus berita : #Andi Ina Kartika Sari #Taufan Pawe