30 Oktober 2020

Narkoba Mulai Masuk Desa dan Sasar Pelajar SD, Andi Rio Idris Padjalangi Minta Warga Bone Waspada

Berita Golkar - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Andi Rio Idris Padjalangi (ARIP) melakukan sosialisasi 4 pilar Kebangsaan ke masyarakat, Jumat (30/10/2020).

Legislator Partai Golkar ini melakukan sosialisasi di Musalah KIS Firdaus di Dusun Cempalagi, Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Dalam sosialisasi tersebut, ARIP menyampaikan ke masyarakat bahwa selalu hidup rukun dan saling merangkul dalam menjaga paham radikalisme.

Baca Juga: HUT Ke-56, Golkar Kota Surabaya Gelar Pertandingan Futsal Lawan Awak Media Massa

Tak hanya itu, Wakil Ketua MKD DPR-RI ini juga mengingatkan masyarakat waspada terhadap peredaran narkoba di Kabupaten Bone.

"Peredaran narkoba tidak hanya di daerah perkotaan, tetapi sudah masuk di desa-desa kalau diperkotaan masyarakat ekonomi menengah ke atas yang disasar sementara di desa-desa masyarakat jadi sasaran adalah perekonomian menengah ke bawah," jelasnya.

Lanjut kata Rio, generasi muda tidak luput dari sasaran peredaran narkoba. Mulai dari Anak sekolah dari tingkat SD sampai SMA juga telah menjadi sasaran peredaran narkotika.

Baca Juga: Ferdiansyah Minta Destinasi Wisata Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Saat Libur Panjang

"Oleh karena itu, saya meminta peran keluarga ditingkatkan. Utamanya dalam mengawasi pergaulan anak. Jangan sampai generasi muda kita terjerumus dalam narkoba," harapnya.

Selain itu, ARIP melanjutkan, narkoba mudah masuk di Bone karena memiliki banyak pintu masuk seperti melalui pelabuhan-pelabuhan kecil seperti di Sibulue, Kajuara dan termasuk di Bajoe.

Makanya, perlu sinergitas pemerintah daerah hingga pemerintah desa bersama para penegak hukum dalam memerangi narkoba.

"Peran pemerintah kabupaten hingga pemerintah desa bersama penegak hukum harus saling bersinergi dalam memberantas narkoba," tuturnya. {bonepos}

fokus berita : #Andi Rio Idris Padjalangi