31 Oktober 2020

Wagub Andika Hazrumy Ajak Pemuda Banten Punya Andil Signifikan Di Masa Pandemi COVID-19

Berita Golkar - Sejak kemerdekaan pemuda punya andil signifikan. Untuk itu pemuda di tengah kondisi pandemi Covid-19 harus mengambil peran besar dalam melakukan pencegahan virus corona.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy usai Upacara Peringatan Hari Sumpah PemudaTingkat Nasional secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang Rabu, 28 Oktober 2020. "Sampai hari ini, semua peristiwa-peristiwa monumental ya pasti itu perannya pemuda," kata dia.

Pemuda, sambungnya, harus menjadi garda terdepan dalam menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan dimana pun dan kapan pun tanpa kompromi.

Baca Juga: Mubes IX Ormas MKGR, Adies Kadir Ditetapkan Jadi Ketua Umum Dengan Aklamasi

"Hal tersebut bisa dilakukan pemuda. Baik secara pribadi, melalui media sosial yang memang menjadi wahana baru anak muda saat ini. Maupun secara kolektif, melalui gerakan penyadaran atau pun gerakan pemberian bantuan," kata dia.

Andika juga mengakui, sudah sangat banyak pemuda yang berperan dalam pencegahan dan membantu terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19. "Banyak anak muda yang bikin gerakan peduli sosial kepada masyarakat terdampak pandemi ini. Itu salah satunya," tuturnya.

Dirinya pun berpesan agar pemuda bisa lebih produktif di masa pandemi ini. Pandemi jangan sampai menjadi alasan untuk bermalas-malasan atau tidak melakukan aktivitas yang produktif. "Justru seharusnya inilah momennya. Dimana pemuda memiliki banyak waktu dengan ditunjang era internet saat ini, tidak ada yang tidak bisa dilakukan meski tidak bertemu fisik misalnya," kata dia.

Baca Juga: Ditabrak OTK Saat Pasang APK Di Pamulang, Relawan Ben-Pilar Patah Tulang Lutut Kiri

Sementara itu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam sambutannya melakui tayangan video menegaskan, semangat Sumpah Pemuda yang dibacakan pada 28 Oktober 1928 harus terus berkobar. Spirit itu dinilai masih relevan dengan perkembangan zaman.

“Semangat Sumpah Pemuda harus terus menyala menghadapi dunia yang berubah dengan cepat,” ungkapnya.

Presiden mengatakan, tepat 92 tahun lalu pemuda dari seluruh penjuru Nusantara bersatu di tengah perbedaan latar belakang. Mereka mengikrarkan diri menjadi Indonesia yang satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Semangat tersebut, lanjutnya, harus dipertahankan di tengah persaingan yang semakin sengit antarnegara dan antarindividu. {news.okezone}

fokus berita : #Andika Hazrumy