06 November 2020

Ujung Tombak Amankan Suara, Golkar Terjunkan Lebih 10 Ribu Saksi Untuk Pilkada se-Bali

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar menggelar Training of Trainer (TOT) saksi Pilkada di Inna Bali Heritage, Denpasar, Jumat 6 November 2020.

Kepada awak media, Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry mengatakan bahwa pelatihan yang dilangsungkan selama dua hari ini digelar sebagai bagian dari mempersiapkan hari pencoblosan pada 9 Desember mendatang.

Ia menyebutkan bahwa para calon pelatih saksi ini yang dilatih oleh Badan Saksi Nasional DPP Partai Golkar ini nantinya akan bertugas melakukan berbagai pelatihan bagi para saksi baik di kecamatan, desa, hingga TPS.

Baca Juga: Idah Syahidah Perjuangkan Jemaah Haji Yang Batal Berangkat Tahun 2020 Tak Kena Tambahan BPIH

“Melatih dari para pelatih saksi itu sendiri, kita ada 35 orang di kabupaten/kota, dari DPD I 5 orang, mereka 5 orang per wilayah, nantinya mereka menerjemahkan materi pelatihan itu di seluruh kabupaten/kota,” katanya di sela-sela acara.

Sugawa Korry mengatakan bahwa saksi-saksi yang disiapkan Golkar berasal dari kader-kader dan sudah teruji dalam berbagai hajatan pesta demokrasi baik Pilkada, Pileg, ataupun Pilpres.

“Saksi yang kami siapkan nanti adalah kader-kader militan, dan sudaj teruji selama ini sebagai saksi yang kredibel, dan didukung kemampuan IT. Mereka juga akan bertugas di Pileg dan Pilpres 2024,” jelasnya.

Baca Juga: Peserta Dari Papua, Sonia Jadi Pemenang Utama Byarr Indonesia 2020

Sugawa Korry juga menegaskan bahwa keberadaan saksi merupakan ujung tombak bagi kemenangan di coblosan. “Pertama sebagai pengamanan, penggalangan, sumber informasi dan sudah tentu pada saatnya adalah mengamankan Pilkada itu sendiri di TPS,” paparnya.

Untuk itulah, selama dua hari pihaknya bersama Badan Saksi Nasional DPP Golkar menggembleng para calon pelatih saksi di daerah. Sugawa Korry menyebutkan bahwa

Untuk saksi yang akan diterjunkan di Pilkada sendiri, ia merinci bahwa jumlah TPS di enam wilayah yang akan menggelar Pilkada itu berjumlah 5.649 TPS di 493, jumlah saksi di berbagai tingkatan yang disiapkan sendiri yang dikerahkan persisnya sebanyak 10 ribuan orang.

Baca Juga: Tak Butuh Suara DPD II, Fatwa Ketum Airlangga Bakal Antarkan Wagub Ijeck Jadi Ketua Golkar Sumut

Selain itu, pihaknya juga selama ini juga sudah mempersiapkan sistem IT dalam pengamanan suara tersebut.

“Saksi kita di TPS aja sebanyak 8 ribu dan belum masing-masing ada tiga koordinator desa, kecamatan lima orang, itu dari partai kita saja, nanti kan ada dari koalisi,” paparnya.
Nantinya, mereka akan bekerja sama dengan parpol saksi dari parpol koalisi.

Bagi para saksi yang tidak bertugas di TPS sendiri, pihaknya akan menugaskan mereka untuk menjadi regu penggalangan pemilih. “Kalau tidak digunakan nanti mereka menjadi penggalang di luar TPS,” ucapnya. {denpasarupdate}

fokus berita : #Sugawa Korry