07 November 2020

Wamendag Jerry Sambuaga Lepas Ekspor Sarang Burung Walet dan Olahan Singkong Khas Sumut

Berita Golkar - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga melepas ekspor sarang burung walet dan produk olahan singkong asal Sumatera Utara (Sumut) dengan nilai Rp 27,29 miliar, di Medan, Sabtu (7/11/2020).

Wamendag mengapresiasi semangat ekspor yang ditunjukkan perusahaan sarang burung walet PT Ori Ginalnest Indonesia dan perusahaan pengolahan berbasis singkong PT Alpha Gemilang Sejahtera. Di mana, produksi sarang burung walet dan olahan singkong tetap berjalan bahkan meningkat di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Diundang WHO, Darul Siska Sebut Menkes Terawan Bekerja Baik Tanpa Cari Panggung Politik

"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pelaku usaha yang terus bersemangat meningkatkan kinerja ekspornya di tengah pandemi Covid-19 seperti yang ditunjukkan PT Ori Ginalnest Indonesia dan PT Alpha Gemilang Sejahtera. Peningkatan ekspor memang menjadi perhatian Bapak Presiden sekaligus menjadi salah satu mandat yang harus dilaksanakan Kementerian Perdagangan," ungkap Wamendag.

Wamendag mendorong kegiatan pelepasan ekspor berbagai produk dan komoditi seperti ini agar terus dilakukan, terutama ekspor produk-produk berbasis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Menurut Wamendag, Indonesia merupakan negara penghasil sekaligus eksportir tertinggi sarang burung walet di dunia. Berdasarkan trademap tahun 2019, Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai eksportir sarang burung walet di dunia. "Indonesia berkontribusi 48,16 persen dari total ekspor sarang burung walet dunia," katanya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Angkat Pemulung Pembaca Al-Quran di Emperan Jadi Direktur Bank Sampah di Subang

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta pelaku ekspor untuk tidak segan-segan menemui dirinya jika menemui kendala dalam produksi maupun ekspor tujuan luar negeri.

"Terutama bagi pelaku UMKM, jika memang membutuhkan lahan untuk meningkatkan produktivitas ekspor, saya selaku gubernur tentunya akan mendukung, termasuk bersedia menyediakan lahan untuk ditanami ubi. Sebab, masih ada lahan seluas 5.800 hektar yang dapat digunakan," jelasnya. {beritasatu}

fokus berita : #Jerry Sambuaga