08 November 2020

Dukung PSBB Transisi DKI Diperpanjang, Fraksi Golkar Minta Anies Lebih Tegas Jangan Kendor

Berita Golkar - Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta mendukung Pemprov DKI Jakarta memperpanjang PSBB transisi. Pasalnya, hingga saat ini Pemprov DKI Jakarta belum mampu menekan penyebaran Covid-19. Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco mengatakan, masa PSBB transisi harus diperpanjang hingga kasus tersebut benar- benar landai.

Dia pun mengingatkan agar Pemprov DKI harus sungguh-sungguh menegakan peraturan pencegahan penularan wabah ini.

Apabila ada pelanggar protokol kesehatan Covid-19, harus ditindak tegas. “Penindakan harus lebih tegas. Jangan kendor. Kasus belum ada penurunan, jadi terus perpanjang," kata Baco kepada wartawan, Minggu (8/11/2020). 

Baca Juga: Mantan Ketua Golkar Kota Kendari, Hikman Ballagi Meninggal Dunia

Kendati demikian, Baco meminta agar Pemprov DKI Jakarta membuka secara bertahap sejumlah kegiatan yang tutup sementara waktu akibat pandemi Covid-19.

Di tengah krisis kesehatan sekarang ini, kata dia, perekonomian Ibu Kota yang akhir-akhir ini terpuruk harus diupayakan menggeliat. "Ekonomi harus tetap jalan, tidak boleh mati," ungkapnya. 

Dikerahui, kasus positif Covid-19 di Jakarta pada masa PSBB transisi kedua yang diperpanjang sejak 26 Oktober hingga 8 November berada di angka rata-rata 600-700 kasus perhari.

Angka tersebut jauh lebih rendah ketimbang diberlakukannya PSBB ketat pada September lalu yang rata rata kasus mencapai 1000 perhari. 

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Agus Solichin Desak Pemerintah Tunda Kenaikan Cukai Rokok

Hal itu diketahui berdasarkan situs corona.jakarta.go.id yang dilihat pada Minggu 8 November. Bahkan, tingkat kesembuhan pun meningkat hingga 90% dibanding pekan pertama penerapan PSBB transisi atau periode 11 sampai 18 Oktober yang mencapai 83,9%. Begitu juga tingkat kematian menjadi 2,1% dari sebelumnya mencapai 2,4%. {metro.sindonews}

fokus berita : #Basri Baco #Anies Baswedan