10 November 2020

Miliki Calon Kepala Daerah Terbaik, Ahmad Doli Kurnia Optimis Golkar Menang di Pilkada se-NTT

Berita Golkar - Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Provinsi NTT optimis menang di delapan dari sembilan Pilkada kabupaten di Provinsi NTT.

Dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Partai Golkar NTT yang berlangsung Minggu hingga Senin (8-9/11) di Sahid T-More Hotel Kupang, Bapilu Golkar NTT menghadirkan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar yang membidangi Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia.

Selain Ahmad Doli Kurnia yang juga Ketua Komisi II DPR RI ini, hadir pula Ketua Korwil Bali Nusra DPP Golkar, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer dan Wasekjen DPP Golkar Herman Hayong. Rakornis Bappilu Golkar dihadiri oleh seluruh jajaran Bappilu Golkar terutama sembilan Kabupaten yang menggelar Pilkada Serentak 2020.

Baca Juga: Golkar Serahkan 10 Ribu Masker Ke Cabup Sumbawa, Mahmud Abdullah Untuk Dibagikan ke Masyarakat

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia mengatakan DPP Partai Golkar yakin terhadap target kemenangan 60 persen nasional Partai Golkar dalam Pilkada Serentak 2020.

Ia mengatakan, DPP "turun gunung" ke provinsi dan kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak 2020 untuk memastikan semua rancangan tahapan persiapan pemenang Pilkada berjalan baik.

"Kami dari Korbid pemenangan Pemilu DPP dalam tiga mingu terakhir turun ke seluruh provinsi maupun kabupaten kota yang melaksanakan Pilkada untuk memastikan semua rancangan tahapan persiapan dan pemenangan Pilkada di masing-masing daerah bisa berjalan lancar," ujar Doli Kurnia kepada wartawan, Senin (9/11) siang.

Baca Juga: Gubernur Edy Rahmayadi Yakin Musa Rajekshah Mampu Kembalikan Kejayaan Golkar Sumut

Target kemenangan 60 persen secara nasional, kata Doli Kurnia termasuk di dalamnya kemenangan pilkada serentak di provinsi NTT positif bisa tercapai. "Khusus untuk NTT, saya menilai persiapannya cukup baik semua strategi sudah dibicarakan, semoga 60 persen kita bisa capai," katanya.

Landasan keyakinan terhadap kemenangan partai golkar di Pilkada Serentak tahun 2020 di wilayah NTT itu, kata polutisi yang menjabat Ketua Komisi II DPR RI itu dilandaasi keyakinan DPP terhadap proses yang telah berjalan.

"Kita mempunyai calon yang terbaik, dengan proses yang cukup panjang. Kami menetapkan calon hampir satu tahun, semua calon yang kita dukung itu punya modal politik yang cukup kuat," katanya.

Baca Juga: Salurkan Bansos Produktif, Idah Syahidah Juga Siap Perjuangkan Bantuan Wirausaha Warga Gorontalo

Selain itu, koordinasi yang dilakukan antara pasangan calon dengan Partai Golkar dan partai politik yang lain dalam membangun jaringan dukungan hingga ke tingkat tos itu berjalan dengan baik. Selain itu, strategi yang dibangun soal isu dan langkah langkah taktis pemenabgan juga berjalan dengan baik.

Ia menjelaskan, Pilkada Serentak 2020 merupakan kompetisi yang harus dimenangkan oleh Partai Golkar. Bappilu Partai Golkar dari tingkat pusat hingga daerah telah menyiapkan strategi untuk pemenangan.

"Kita punya tekad untuk menang, tentu strateginya beda beda misalnya mengahadapi tiga paslo dan menghadapi satu paslon itu strateginya beda beda. Dan itu strateginya bagaimana itu rahasia dapur masing masing," pungkasnya.

Baca Juga: Lumbung Suara Partai, Golkar Targetkan Menang 100 Persen Pilkada Serentak se-Banten

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena meyakini target kemenangan Pilkada Serentak di NTT bisa tercapai. Sesuai pemetaan, kata Laka Lena, enam Pilkada dikategorikan aman sementara jika seluruh kekuatan diforsir makan kemenangan akan dapat dicapai hingga delapan Pilkada.

"Partai Golkar di NTT sesuai target ada enam Pilkada yang berpotensi besar menang. Sesuai target optimis, target kememangan bertambah menjadi 8 Pilkada. Sesuai pemetaan lapangan ada enam daerah pada kategiri aman, kalau forsir lagi bisa sampai 8 pilkada," katanya.

Laka Lena menjelaskan, Rakornis yang dilaksanakan merupakan bagian dari konsolidasi Partai Golkar melalui BAPILU untuk mengkonsolidasikan dan menainergikan serta menyatukan potensi yang dimiliki partai dari tingkat desa sampai pusat untuk bergerak bersama menuju 9 Desember. Hal tersebut dimaksudkan agar semua kekuatan Partai Golkar dapat bergerak optimal hingga pelaksanaan Pilkada.

Baca Juga: Minta Milenial Kaltim Tak Terlena, Rudy Mas’ud Sebut Teknologi Bisa Jadi Peluang Sekaligus Ancaman

Ketua Bappilu Golkar NTT, Frans Sarong menambahkan, Rakor yang dilaksanakan merupakan bagian dari pembekalan partai agar jajaran Bapilu di seluruh level nanti akan berperan sebagai pemikir partai dalam memenangkan hajatan politik.

"Bapilu NTT diharapkan bisa menjadi pemikir isu dan program strateginya untuk memenangkan pertarungan pemilu atau berbagai even politik," katanya. {kupang.tribunnews}

fokus berita : #Ahmad Doli Kurnia #Melki Laka Lena #Frans Sarong