11 November 2020

Gelar Pendidikan Politik, Golkar DKI Jakarta Bekali Kader Muda Strategi Gaet Pemilih Pemula

Berita Golkar - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar kembali menggelar kegiatan pendidikan politik setelah sempat vakum beberapa waktu. Kegiatan pendidikan politik edisi ke-11 ini diselenggarakan di Kantor DPD Golkar, Cikini, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/11/2020).

Sedikit berbeda di banding sebelumnya, kegiatan kali ini digelar dengan menjalankan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Selain jumlah peserta yang dibatasi dan membaginya ke dalam dua sesi, peserta juga telah menjalani rapid test dan assessment tracking COVID-19 sebelum terlibat dalam pendidikan politik kali ini.

Baca Juga: Miliki Calon Kepala Daerah Terbaik, Ahmad Doli Kurnia Optimis Golkar Menang di Pilkada se-NTT

Panitia tak mau mengambil risiko di tengah kondisi pandemik. Mereka lebih dini melakukan mencegah penularan COVID-19 dengan menjalankan protokol yang lebih ketat. Terlebih, saat ini Jakarta tengah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Selain itu, peserta juga terus diberi pembekalan penting terkait protokol kesehatan untuk masyarakat di tengah pandemi, termasuk mengkampanyekan penggunaan masker. Mereka kembali meminta peserta tetap disiplin menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Para peserta kali ini berasal dari ormas sayap Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Golkar Jakarta. Kader yang didominasi generasi muda ini, dibekali beberapa materi penting agar Golkar bisa menggaet pemilih pemula.

Baca Juga: Ini Testimoni Nurul Arifin Terkait Perjalanannya Dari Artis Menuju Politisi Kawakan

Terlebih, Indonesia saat ini tengah mengalami era bonus demografi, di mana hal itu bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Golkar. Peserta pun diminta terus meningkatkan branding dan awareness partai dengan meningkatkan aktivitas berbasis digital.

Maklum, generasi muda, yang banyak didominasi pemilih pemula lebih menyukai hal yang simpel dan singkat dalam melakukan segala aktivitasnya. Sehingga, Golkar semakin diminati oleh generasi muda.

"Kita sudah dimudahkan oleh internet untuk membangun branding sendiri, nah AMPG ini bisa melakukan itu untuk menggaet pemilih pemula," kata Marketing Research Binokular, Arlian Buana saat mengisi materi dalam pendidikan politik ini.

Baca Juga: Gantikan Hj Ananda, Matnor Ali Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin

Di sisi lain, DPD Golkar sengaja memulai lagi pendidikan politik bertepatan dengan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2020 ini.

Ketua Organizing Committee (OC) Pendidikan Politik Golkar Jakarta, Vito Daryfauzi mengungkapkan, hal itu merupakan cara merefleksikan generasi muda untuk mengenang jasa para pahlawan dengan kegiatan yang sangat bermanfaat.

“Tepat Hari Pahlawan ini, kami memulai kembali pendidikan politik. Kebetulan, materi kami kali ini tentang digital awareness, penting sebagai generasi penerus untuk bisa mengikuti arus perubahan yang cepat, dan dunia digital ini sangat cepat berubahnya,” ujar Vito di sela-sela acara.

Baca Juga: Fraksi Golkar Desak Pemkot Pagaralam Tangani Serius Kasus Sampah Medis di Aliran Sungai

Sementara itu, Ketua AMPG Jakarta Pusat, Jaya Purnama cukup senang akhirnya pendidikan politik kembali digelar. Selain mendapatkan banyak manfaat, ajang ini juga jadi waktu yang tepat baginya melakukan konsolidasi bersama koleganya untuk mempersiapkan pemilihan Gubernur Jakarta nanti.

“Kami akan memulai pendidikan politik ini untuk mengangkat Bang Zaki sebagai Calon Gubernur Jakarta di Pilkada mendatang," beber Jaya Purnama.

Sejatinya rangkaian pendidikan politik ini direncanakan berakhir 13 Oktober 2020 lalu. Hanya saja, usai memasuki edisi kesepuluh, kegiatan tersebut harus dihentikan untuk sementara waktu lantaran pemerintah DKI Jakarta kembali memberlakukan atau dikenal dengan Pemabatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

Baca Juga: Golkar Makassar Berbagi Masker di 15 Kecamatan, Farouk Betta Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

DPD Golkar DKI Jakarta pun menepati janjinya dengan kembali menggelar program pendidikan politik yang bakal dihelat sebanyak 20 edisi ini. Mereka direncanakan bakal menyelesaikan sembilan edisi lagi sampai akhir November nanti.

Dalam 20 kali gelarannya, pendidikan politik sendiri rencananya bakal melibatkan 2 ribu peserta, mulai dari kader, pimpinan kecamatan dan kelurahan, ormas sayap partai, masyarakat umum sampai mahasiswa.

Mereka akan secara bergantian menjadi peserta dalam kegiatan yang dihelat di Kantor DPD Golkar Jakarta yang ikonik, karena mengusung bangunan modern dan konsep kantor partai ramah publik.

Baca Juga: Banyak Prestasi Internasional, Hetifah Sebut e-Sports Layak Dapat Perhatian Serius Pemerintah

Pendidikan politik ini memang jadi program berkala yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas diri kader Partai Golkar.

Tak hanya kader atau ormas sayap partai saja, mereka juga bakal memberikan pendidikan politik kepada masyarakat umum sebagai bentuk tanggung jawab dan menjalankan amanat UUD 1945 Partai Golkar kepada masyarakat. {jpnn}

fokus berita : #Vito Daryfauzi