10 November 2020

Gandeng BPPT, Ridwan Hisjam dan Suryadi diseminasi Inovasi Teknologi Pangan

Berita Golkar - Sektor pertanian dan kesehatan di wilayah Malang raya terus diperkuat. Yang terbaru, Anggota Komisi VII DPR RI, M. Ridwan Hisjam, dan Anggota DPRD Kota Malang Suryadi menyosialisasikan Diseminasi Teknologi dan penyerahan bantuan. Dua acara tersebut digelar di Hotel Savana, Kota Malang, Minggu (08/11/2020).

Bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dua wakil rakyat itu memberikan wawasan inovasi teknologi. Salah satunya dalam agenda pemenuhan ketersediaan pangan melalui pertanian.

“Sayuran yang biasanya ditanam dengan banyak bibit, dengan rekayasa teknologi BPPT, kini mampu dibudidayakan dengan satu bibit saja dan bisa menghasilkan bibit lagi,” papar perwakilan BPPT, Novandi Arisoni. Pada kegiatan tersebut juga diserahkan suplemen pemercepat pertumbuhan, ventilator, dan lain sebagainya.

Pada kesempatan yang sama, Suryadi mengucapkan terima kasih atas bantuan dalam bidang kesehatan yang didistribusikan ke RSUD Kota Malang. “Ventilator adalah produksi dalam negeri. Kita patut bangga. Kami akan pakai dan uji coba,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kota Malang tersebut.

Setali tiga uang, Ridwan Hisjam juga mengapresiasi inovasi teknologi yang dilakukan BPPT. Dengan inovasi itu, sambungnya, kesejahteraan petani dapat ditingkatkan. “Kami dari Komisi VII mengapresiasi BPPT yang terus menghasilkan inovasi teknologi untuk membangun Indonesia. Kami harapkan inovasi pertanian ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Indonesia,” ujarnya.

Ridwan berharap petani yang mendapat bantuan itu dapat terus mendorong akselerasi peningkatan produksi pertanian. Terutama dalam penyediaan pangan protein, produk ekspor, peningkatan ekonomi dan lapangan kerja. “Inovasi dan teknologi para ahli BPPT ini sangat bermanfaat untuk diterapkan secara tepat guna bagi masyarakat petani di Malang raya ini,” paparnya.

Upaya tersebut, jelasnya, semata-mata dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing petani di wilayah Malang Raya. “Jika selama ini bantuan hanya bersifat konvensional, maka kali ini sifatnya mampu mencerdaskan masyarakat. Seperti pelatihan penyusunan formula pertumbuhan tanaman,” pungkasnya.

fokus berita : #Ridwan Hisjam #Suryadi