14 November 2020

Golkar Kota Probolinggo Di Bawah Fernanda Zulkarnain Dikukuhkan, 63 Persen Pengurus Perempuan

Berita Golkar - Pengurus DPD Partai Golkar Kota Probolinggo, Jatim, dikukuhkan Sabtu (14/11/2020) di Gedung Paseban Sena, kota setempat. Di bawah Nahkoda Fernanda Zulkarnain, 63 persen pengurus partai beringin ini adalah perempuan.

Hal itu diungkapkan Fernanda saat memberikan sambutan, usai kepengurusannya dikukuhkan oleh Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji.

Fernanda mengatakan, dirinya memilih personel yang kuat dalam kepengurusan partai. Personel yang tangguh dengan spirit membesarkan partai.

Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional, Azis Syamsuddin Berterima Kasih Ke Tenaga Medis Garda Terdepan COVID-19

"Saudara merupakan orang terpilih. Mari buktikan kita bisa membesarkan partai," kata pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo ini.

Dengan pengurus yang kuat, Fernanda berharap Golkar Kota Probolinggo bisa memenangi semua kontestasi politik yang ada. Tujuannya, menyejahterakan masyarakat Kota Probolinggo.

Revolusi Komunikasi

Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji menyebutkan pentingnya mengenal diri dan lawan dalam setiap kontestasi. Menurutnya, Jatim--termasuk Probolinggo--bukan tempat strategis bagi Golkar. Ia menyebut urutan parpol pemenang pemilu 1955 beserta afiliasi ideologisnya, hingga sekarang.

Baca Juga: Frans Sarong Ungkap Rencana Golkar Dorong Melki Laka Lena Rebut Kursi Gubernur NTT

Pemilu 1955, Partai NU jadi pemenang. Disusul PKI, PNI, dan Masyumi. "Pasca reformasi, siapa yang menang Pemilu di Jatim bisa ditebak. Kalau tidak PKB ya PDI," sebutnya.

Hal yang sama terjadi di Kota Probolinggo. Golkar sulit memenangi Pemilu. "Tapi ada satu jalan kalau kita mau merebut (kemenangan, Red): Revolusi Komunikasi," sebutnya.

Sarmuji menyatakan, media sosial atau medsos bisa menerobos sekat-sekat ideologis. Medsos telah banyak mengubah cara pandang seseorang. Karena itu, Sarmuji mengajak DPD Partai Golkar Kota Probolinggo di bawah Nahkoda Fernanda Zulkarnain untuk menggunakan medsos.

Baca Juga: Bamsoet Dorong Pemerintah dan DPR Rampungkan RUU Etika Penyelenggaran Negara

Sarmuji bergarap, Golkar Kota Probolinggo mampu menambah kursi dalam Pemilu atau Pileg mendatang. Setidaknya mampu mengusung pasangan calon sendiri dalam Pilwali yang akan datang.

Dalam tiga kali Pileg terakhir, Golkar Kota Probolinggo rutin mengantarkan kadernya duduk di kursi pimpinan DPRD Kota Probolinggo. Meski tak memenangi Pemilu. Dalam dua Pilwali Kota Probolinggo terakhir, Golkar juga rutin mengusung kader sendiri. Berkoalisi dengan parpol lain.

Pada Pileg 2009, Golkar Kota Probolinggo mendapatkan tiga kursi DPRD. Dwi Laksmi Shinta (fraksi Golkar) menjadi pimpinan DPRD. Pada Pileg 2014, Golkar mendapatkan lima kursi. Muchlas Kurniawan yang saat itu menjadi sekretaris partai Golkar Kota Probolinggo, menjadi pimpinan DPRD.

Pada Pileg 2019, kursi Golkar Kota Probolinggo tetap di angka lima. Fernanda Zulkarnain (fraksi Golkar) menjadi pimpinan DPRD kota setempat. Dan kini, Fernanda memimpin parpol beringin. {timesindonesia}

fokus berita : #Fernanda Zulkarnain