17 November 2020

Tak Hadiri Raker, Dewi Asmara Nilai Erick Thohir Tak Serius Kembangkan Vaksin COVID-19

Berita Golkar - Komisi IX DPR RI mengagendakan Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Kesehatan, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada Selasa (17/11). Namun, Ketua Pelaksana Komite PEN, Erick Thohir tidak hadir dalam raker.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Golkar, Dewi Amara, menyayangkan hal ini. Ia menilai tidak hadirnya Erick Thohir secara langsung maupun virtual menunjukkan ketidakseriusan pihaknya dalam menjelaskan perkembangan vaksin covid-19.

"Ini kan undangan tidak mendadak dan resmi, apa alasannya tidak hadir, seperti terkesan tidak ada keseriusan dan tidak menghargai kami," ujar Dewi dalam Raker Komisi IX DPR RI, Selasa (17/11) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Baca Juga: Karya Kekaryaan, Golkar Bali Motivasi Generasi Milenial Jadi Petani Muda Keren

Ia menambahkan, peran Ketua Pelaksana Komite PEN untuk menjelaskan perkembangan vaksin covid-19 sangat penting. Terlebih, rencana vaksinisasi akan dimulai pada minggu ketiga bulan Desember nanti.

Dewi beserta sebagian Anggota DPR lain menyarankan agar Raker ini ditunda dan dijadwalkan kembali. Harapannya, agar mendapat penjelasan yang lebih komprehensif dari Ketua Pelaksana Komite PEN, yaitu Erick Thohir.

"Ini bukan soal selera saya mau Pak Erick yang hadir atau apa. Tapi kan sesuai rapat internal Komisi IX yang menjelaskan itu adalah Ketua Pelaksana Komite PEN supaya lebih komprehensif," cetus Dewi.

Baca Juga: Gantikan Aditya Halindra, Freddy Poernomo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Jatim

Ketua Satgas PEN, Budi Gunadi Sadikin yang mewakili Erick Thohir secara virtual menjelaskan, pihaknya sedang berada dalam masa isolasi. Sebab, pada Senin (16/11) sore ada tiga pegawai di jajaran Wakil Menteri BUMN yang terinfeksi covid-19.

"Kami mohon maaf tidak bisa hadir secara virtual, dan saya yang mewakili Pak Erick. Ini karena saya dalam kondisi isolasi di luar kantor BUMN," ungkap Budi Gunadi.

Meski mayoritas Anggota Komisi IX DPR RI menyesalkan tidak hadirnya Erick Thohir dan meminta untuk menunda raker, namun mayoritas pimpinan komisi ingin melanjutkan raker. Raker pun dilanjutkan dengan mendengarkan paparan dari Budi Gunadi yang mewakili Ketua Pelaksana Komite PEN. {validnews

fokus berita : #Dewi Asmara #Erick Thohir