19 November 2020

Gowes Keliling Kota Manado, Tetty Paruntu Dicegat Emak-Emak di Lorong Kampung Kakas

Berita Golkar - Calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Christiany Eugenia Paruntu mendapat adangan warga Kota Manado. Adangan terjadi saat Ketua Golkar Sulut itu bersepada santai (gowes) berkeliling di jalanan utama dan gang-gang kecil di kota ini.

Nah, tepat di Jalan Sam Ratulangi 9 atau dikenal orang dengan sebutan lorong Kampung Kakas, Tetty Paruntu terpaksa harus turun dari sepedanya. Di lokasi itu emak-emak sudah berjejer di badan jalan. Mereka meminta Tetty Paruntu turun dari sepedanya.

Tetty Paruntu dan rombongan gowesnya kaget. Ternyata pencegatan itu supaya calon gubernur yang diusung Partai Golkar, PAN dan Demokrat bisa turun berfoto bersama emak-emak. "Ini tu torang pe gubernur," teriak Eni Noya salah satu emak-emak yang mencegat Tetty Paruntu.

Baca Juga: Tegaskan Jaringannya Tetap Solid, Nurdin Halid Siap Maju Lagi di Pilgub Sulsel 2022

Emak-emak langsung berebutan untuk ambil foto dengan Tetty Paruntu. Anggota polisi yang mengawalnya nampak pasrah dengan antusias para emak-emak menyambut Tetty Paruntu. "Saya dicegat warga, tak ada skenario-skenario. Terima kasih warga Kampung Kakas," kata Tetty Paruntu.

Pasangan Sehan Salim Landjar sempat mampir sejenak di kediaman Ketua Garda Golkar Kota Manado Tonny Johassan. Di tempat itu seorang warga yang juga merupakan musisi senior Kota Manado, Melan Marcus menyanyikan lagi ciptaannya berjudul CEP-Sehan

Kepada para lansia Tetty Paruntu berjanji akan memberi tunjangan Rp 2 juta per bulan dan berlaku seumur hidup. "Nanti saya datang lagi ke mari," janji Tetty Paruntu. Tetty kemudian melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Tikala Kumaraka. {manado.tribunnews}

fokus berita : #Christiany Eugenia Paruntu #Tetty Paruntu