19 November 2020

Bangsa Indonesia Sedang Diuji, Gandung Pardiman Yakin Kaum Pancasilais Mampu Pertahankan NKRI

Berita Golkar - Anggota MPR RI dari Fraksi Golkar Drs HM Gandung Pardiman MM mengungkapkan, keberadaan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena di Indonesia sekarang ini sudah muncul kerawanan dan yang paling mengerikan yakni kerawanan Sentrivulgar.

Jika dulu baru pada sampai di ancaman, kini sudah muncul menjadi kenyataan. “ Bangsa Indonesia sekarang sedang diuji. Apakah kaum Pancasilais mampu untuk mempertahankan NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945.

Serta mereasi dan mengamalkan Pancasila yang telah ditetapkan pada 18 Agustus,” kata HM Gandung Pardiman MM di acara Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Graha Gandung Pardiman Center (GPC) Ponjong, Selasa (17/11/2020).

Baca Juga: Hetifah Harap Pegiat Budaya Tak Sia-Siakan Program Bantuan Kemendikbud Untuk Pelaku Budaya

Kegiatan dihadiri Ketua DPD Golkar Gunungkidul Heri Nugroho, Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) DIY Syarif Guska Laksana, Ketua AMPI Gunungkidul Hendri Suryo Wibowo, Ketua Komiten Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Heri Santoso, Tim Asistensi HM Gandung Pardiman MM yakni John S Keban, Erwin Nizar dan Agus Mulyono.

Ormas Kepemudaan diantaranya Pemuda Pancasila, Ansor, FKPPI, AMPG. Serta anggota AMPI di Gunungkidul. Pelaksanana sosialisasi dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, untuk mendukung pencegahan Covid-19.

“Pancasila yang kita pegang teguh yakni ditetapkan 18 Agustus, bukan Pancasila 1 Juni ataupun 22 Junio. Karena Pancasila 1 Juni bisa diperas menjadi Trisila, Eka Sila dan Gotong Royong. Karena Pancasila tidak bisa diperas peras. Menjadi Kesatuan Utuh saling menjiwai dan harus dipertahankan,” imbuh Gandung Pardiman.

Baca Juga: Fadel Muhammad Pastikan Koalisi Bergengsi Golkar-PPP Bakal Menangkan Pilkada Kabupaten Gorontalo

Gandung Pardiman menegaskan, sekarang ini ada upaya konkret dan sistematis dan terukur. Pada waktu yang lalu ada pembahasan UU Haluan Ideologi. Alhamdulilah Negara dan kaum Pancasilais sejati bergerak menentang dan sekarang tidak dijadikan prolegnas lagi.

Hal yang menyedihkan radikal kiri dan radikal kanan sudah dirasakan. Bahkan sekarang ini muncul istilah cebong dan kadrun. Oleh sebab itu, sebagai anak bangsa Pancasilais kita harus tampil menjaga keutuhan NKRI.

“Kerawanan sentrivulgar yang diperkirakan muncul dan sangat berbahaya, dapat kita lawan hanya dengan kekuatan Pancasila. Untuk menyelamatkan bangsa dan Negara ini. Alhamdulilah ormas kepemudaan harus terus menjadi benteng menjaga keutuhan Pancasila dan NKRI."

Baca Juga: Bamsoet Ingatkan Semua Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020 Terapkan Protokol Kesehatan

"Kerawanan sentrivugar yang diperkirakan muncul dan sangat berbahay, dapat kita lawan hanya dengan kekuatan Pancasila. Untuk menyelamatkan bangsan dan Negara ini. Alhamdulilah ormas kepemudaan terus menjadi benteng menjaga keutuhan Pancasilan dan NKRI,” ,’ jelas Gandung Pardiman yang Ketua DPD Golkar DIY ini.

Dijelaskan gandung, kerawanan sentrivugar adalah sebuah kerawanan apabila sumbu kerawanan tercabut makan akan terjadi ledakan sangat hebat dan akan menghancurkan bangsa dan Negara, menghancurluluhkan bangsa dan Negara membumihanguskan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Dalam kondisi yang gawat ini maka harus kita kaum Pancasilais sejati harus bersatupadu dan mendukung penuh TNI dan Polri dalam menjaga dan mempertahankan 4 pilar tersebut. Dengan tanpa reserver kita dukung TNI-Polri, tegasnya.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Harap 270 Pilkada Serentak 2020 Berkualitas dan Sejahterakan Masyarakat

Sebagai Pancasilais sejati, lanjut Drs HM Gandung Pardiman MM harus bisa mengendalkan pola pikir, pola sikap dan tindakan. Sehingga tidak akan lepas control. Oleh sebab itu, generasi muda harus mampu untuk mengendalikan diri dan mempertahankan Pancasila UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Karena Pancasila ini dirumuskan oleh orang orang luhur dan agung. Penuh toleransi satu sama dengan yang lain. Guna untuk menjaga keutuhan Bangsa dan Negara Indonesia,” jelasnya. {krjogja}

fokus berita : #Gandung Pardiman