21 November 2020

Siapkan Kader Golkar Milenial Cilacap, Sindy Syakir Gelar Konsolidasi dan Pendidikan Politik

Berita Golkar - Rangkaian kegiatan Partai Golkar Cilacap pada bulan ini berakhir. Setelah ini, partai berlambang pohon beringin itu akan segera melakukan perekrutan.

Konsolidasi dan pendidikan politik ini ditujukan bagi kader-kader yang sudah eksis. Dan hari ini, Sabtu (21/11/2020) merupakan putaran terakhir dari konsolidasi pengurus partai dan pendidikan politik kader Partai Golkar Cilacap. Tujuannya untuk menyatukan kembali kader-kader Golkar dari tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan.

"Diharapkan dengan acara seperti ini kita bisa saling berbagi informasi. Karena informasi yang kita dapat dari pusat harus sampai ke kader kita yang paling bawah supaya tidak terjadi misinformasi dan juga informasi yang dari pusat sampai ke bawah."

Baca Juga: Dapat Memecah Persatuan, Meutya Hafid Acungi Jempol Ketegasan Pangdam Jaya Ancam Bubarkan FPI

"Dan kader-kader yang di bawah bisa menjalankan program-program partai dengan sebaik-baiknya. Tentu konsolidasi itu untuk meningkatkan kesolidan dan kekompakan partai," kata Ketua DPD II Partai Golkar, Sindy Syakir.

Pengurus yang sudah eksis di partai diwajibkan mengikuti kegiatan tersebut. Hal tersebut oleh partai coba dibangunkan kembali semangatnya, yang nanti bisa menjalankan tugas-tugas partai dengan baik.

"Karena kerja politik itu berjenjang dan bertahap. Tahap awal kita laksanakan untuk meningkatkan soliditas dulu kemudian setelah ini perekrutan. Apalagi dalam kepengurusan kita ingin berusaha menjalankan kaderisasi dengan baik," ucapnya.

Baca Juga: Gandung Pardiman Minta BPPTKG Jogja Lebih Pertajam Akurasi Deteksi Erupsi Gunung Merapi

Sindy Syakir mengatakan, kader-kadernya yang militan, eksis, biasanya usianya sudah lanjut. Maka dari itu perlu refresh atau penyegaran. Namun, Partai Golkar akan tetap melibatkan kader muda, agar tercipta kombinasi senioritas dan milenial, sehingga bisa menjawab tantangan zaman.

Disinggung seperti apa nantinya pada Pemilu 2024 jika dianalisis. Sindy menjawab, data kependudukan menunjukkan bahwa Pemilu 2024 akan diikuti oleh kader-kader milenial. Bahkan, sebagai partai kader, Partai Golkar tentu menyesuaikan diri.

"Yang namanya kader milenial ia identik dengan penggunaan informasi teknologi. Golkar harus menyiapkan yang menguasai TI. Karena nanti pas kampanye tidak melulu proposal, ketemu tatap muka, tapi melalui media sosial."

"Untuk DPD II Partai Golkar sudah menyiapkan berbagai kegiatan dimana nanti kegiatan partai akan disebarkan oleh pengurus melalui sosial media," ungkap Sindy Syakir. {timesindonesia}

fokus berita : #Sindy Syakir