24 November 2020

Daniel Mutaqien-Taufik Hidayat Jadi Korban Kampanye Hitam, Ini Tindakan MDI Kabupaten Indramayu

Berita Golkar - DPD Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Kabupaten Indramayu mempertanyakan Panwaslu dan Kapolres terkait banyaknya kampanye gelap yang bertujuan menjatuhkan dan membunuh karakter pasangan nomor 3 Daniel Mutaqien-Taufik Hidayat.

Ketua DPD MDI Kabupaten Indramayu Jiaul Haq, S.Sos mengungkapkan, jelas Kampanye gelap yang bertujuan menjatuhkan nama baik calon Bupati Nomor 3 itu sangat meresahkan dan merusak demokrasi. Senin (23/11/2020)

"Jika ada pembiaran hal ini bisa merusak proses demokrasi, mencedrai demokrasi dan menimbulkan kemarahan bagi para pendukung yang selama ini menahan diri." ujar Jiaul.

Jiaul Haq meminta semua pihak yang terkait dalam mengamankan dan menertibkan proses pilkada ini agar segera menindak tegas para oknum yang sebar fitnah hoaks dan kampanye hitam baik melalui media sosial, membuat selembaran spanduk atau sebar fitnah dan hoaks lainya.

"Hal itu demi tertibnya demokrasi dan menjaga keamanan dan kenyamanan para pendukung paslon demi tercapainya pelaksanaan pilkada kabupaten Indramayu yang damai aman dan berkualitas." tutur Jiaul.

Menurut Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Indramayu bidang Media dan Penggalangan Opini ini, kampanye hitam jelas jelas sangat merugikan pasangan nomor 3 dan itu menjadi sejarah buruk buat pesta Lima tahunan dalam berdemokrasi di Indramayu.

"Jangan biarkan kampanye hitam itu meraja Lela karena jelas itu memancing amarah bagi para pendukung yang jagoanya selalu di rendahkan dan di fitnah" ungkapnya haq.

"Saya mengajak beretika dalam berpolitik, puji dan paparkan visi misi tokoh sendiri agar publik tahu kapasitas dan kualitas jagoan kita, jangan mencari-cari kesalahan lawan dan fitnah atau hoaks sehingga membuat kegaduhan dalam berdemokrasi dan membuat resah pendukung lawan dan tentu itu tidak sehat dan memancing saling serang" ungkapnya

Jika ada pembiaran oleh aparat entah TNI Polri dan Bawaslu, lanjut Jiaul Haq, berarti menjadi bom waktu dan bisa memancing kerumunan masa yang kita tahu kerumunan masa di harapkan di hindari selama wabah vandemik Covid-19 ini.

"Selain kerumunan yang sangat kami takutkan adalah memancing bentrokan antar pendukung yang tentu membuat sejarah buruk dalam ber demokrasi di kabupaten Indramayu." pungkasnya

fokus berita : #Jiaul Haq #Taufik Hidayat #Daniel Mutaqien