24 November 2020

Millenial Friendly, Ashraf Ali Ungkap Golkar DKI Terbuka Bagi Anak Muda Ingin Meniti Karir Politik

Berita Golkar - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta memastikan terus memberikan kesempatan sebesar-besarnya untuk millenial belajar berpolitik. Mereka terus menggalakkan politicial branding untuk membangun citra positif partai yang ingin terus maju dan beradaptasi dengan semangat di era sekarang.

Wakil Ketua DPD Golkar Bidang Kerohanian, Pendidikan dan Kebudayaan, HM Ashraf Ali menyebut jika partainya tak anti dengan anak-anak muda yang ingin meniti karir di partai politik. Menurut dia, justru Golkar memberikan ruang idaman dan jalan bagi mereka yang ingin memberikan kontribusi untuk negara lewat partai.

Baca Juga: Produksi Gas Makin Turun, Maman Abdurrahman Desak Pertamina EP Cepu Tuntaskan Proyek Gas JTB

"Politician branding ini dilakukan Golkar untuk mendapatkan kader-kader millenial potensial dengan talenta terbaik. Golkar DKI pun terus melakukan perubahan agar partai memiliki citra, passionate, fresh, sampai millenial friendly," kata Ashraf saat berpidato dalam pendidikan politik DPD Golkar DKI yang ke-16, Senin (23/11/2020).

Sementara, Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Dito Ariotedjo pun berkata demikian. Dia memastikan jika Golkar jadi wadah yang tepat bagi anak muda bisa terus mengembangkan diri jadi calon pemimpin bangsa.

Partai berlambang pohon beringin tersebut terbukti sudah memberikan kesempatan anak-anak muda untuk itu. Selain dirinya, sebut saja Puteri Anetta Komarudin (anggota komisi XI DPR RI) dan Dyah Roro Esti (Anggota komisi VII DPR RI) yang jadi wajah baru Golkar di legislatif.

Baca Juga: Bakumham Golkar DIY Kecam Paslon Pilkada 2020 Yang Tunggangi Program Pemerintah

"Siapapun anak muda yang ingin berkarier di kancah politik, Golkar memberikan kesempatan itu. Tapi jangan hanya numpang saja, kalian harus kerja profesional, memberikan pemikiran-pemikiran yang inovatif terutama demi kemajuan bangsa," ujar dia.

Kali ini, Golkar DKI sendiri memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari berbagai universitas untuk mengikuti pendidikan politik ke-16. diselenggarakan di Kantor DPD Golkar, Cikini, Jakarta Pusat tersebut, para mereka dibekali beberapa materi penting agar anak muda lebih melek tentang politik.

Sedikit berbeda dibanding sebelumnya, kegiatan kali ini digelar dengan menjalankan protokol kesehatan yang lebih ketat. Selain hanya 100 peserta yang diundang, panitia juga membaginya ke dalam dua sesi. Peserta juga telah menjalani rapid tes dan assessment tracking COVID-19 sebelum terlibat dalam pendidikan politik kali ini.

Baca Juga: Penularan COVID-19 Masih Tinggi, Ace Hasan Dukung Jokowi Kurangi Libur Panjang Akhir Tahun

Panitia tak mau mengambil risiko di tengah kondisi pandemik. Mereka lebih dini melakukan mencegah penularan COVID-19 dengan menjalankan protokol yang lebih ketat. Terlebih, saat ini Jakarta tengah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Program pendidikan politik yang digelar DPD Partai Golkar DKI Jakarta sendiri rencananya bakal dihelat sebanyak 20 edisi. Mereka direncanakan bakal menyelesaikan empat edisi lagi sampai akhir November nanti.

Pendidikan politik ini memang jadi program berkala yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas diri kader Partai Golkar. Tak hanya kader atau ormas sayap partai saja, mereka juga bakal memberikan pendidikan politik kepada masyarakat umum dan mahasiswa sebagai bentuk tanggung jawab dan menjalankan amanat UUD 1945 Partai Golkar kepada masyarakat. {gatra}

fokus berita : #Ashraf Ali