27 November 2020

RI Kaya SDA Tapi Angka Stunting Tinggi, Yahya Zaini Minta Edukasi Perlu Masif Dilakukan

Berita Golkar - Ironis, di tengah kekayaan sumber daya alam (SDA), Indonesia malah mengalami angka stunting yang sangat tinggi. Predikatnya, nomor tiga di dunia dan nomor satu di Asia Tenggara. Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menegaskan, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting perlu masif dilakukan.

Saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI dengan Gubernur Lampung di Bandar Lampung, Kamis (26/11/2020), Yahya menyerukan agar para orangtua diberi pendidikan yang memadai bagaimana harus memberi asupan gizi yang baik pada anak-anaknya. Sumber-sumber protein dan karbohidrat melimpah di Tanah Air.

"Dalam hal prevalansi stunting, predikat Indonesia nomor 3 di dunia dan nomor 1 di Asia Tenggara. Padahal, negara kita ini kaya sumber daya alam. Karbohidrat kita banyak, begitu juga protein nabati maupun hewani. Ada daging ayam, kambing, sapi, dan ikan," ungkap politisi Partai Golkar itu.

Baca Juga: Menpora Zainudin Amali Optimis Mandalika Mampu Selenggarakan MotoGP 2021

Dia melihat, tingkat kesadaran masyarakat masih rendah. Sementara ia semdiri mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung yang mampu menekan angka stunting hingga 27 persen, di bawah angka nasional (30 persen). "Saya kira ini prestasi yang baik," aku legislator Jawa Timur VIII ini.

Seperti diketahui sepuluh kementerian ikut bersinergi memberantas angka stunting nasional. Ia berharap, dengan aksi nyata pemerintah ini, akan menghilangkan angka stunting sepuluh tahun yang akan datang. Stunting sendiri adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak terutama tubuh dan otaknya akibat kekurangan gizi dalam waktu lama. Sehingga, anak lebih pendek dan keterlambatan dalam berpikir. {dpr}

fokus berita :