27 November 2020

Gde Sumarjaya Linggih Apresiasi Inovasi Peruri Lakukan Efisiensi Operasional Perusahaan

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih mengapresiasi sejumlah upaya dan inovasi yang telah dilakukan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) dalam mengefisiensikan kinerja dan operasional perusahaan, khususnya selama pandemi Covid-19.

Ia yakin semangat yang dimiliki, membuat Perum Peruri mampu menghadai era new normal (kenormalan baru).

“Kita melihat mereka semangatnya masih ada. Kita melihat Covid-19 ini menyebabkan mereka lebih efisien, lebih efektif dalam mengelola perusahaan. Ini akan semakin membuat saya lebih percaya dalam (kesiapan) kita menghadapi new normal akan datang,” ucap politisi Fraksi Partai Golkar itu (26/11/2020).

Baca Juga: Pastikan Bantuan COVID-19 Sampai Ke Masyarakat dan Tidak Dipolitisasi, Golkar Bali Bentuk Tim Hukum

Demer, sapaan akrabnya Gde Sumarjaya Linggih pun meyakini Perum Peruri mampu beradaptasi terhadap era digitalisasi saat ini, dimana sejumlah transaksi mulai menggunakan non tunai.

“Memang yang namanya paperless akan terjadi. Dan saya melihat, yang membuat saya gembira, mereka itu (Perum Peruri) sudah dipercaya oleh beberapa negara juga untuk melakukan (kerja sama) produk-produknya di tempat kita,” apresiasi Demer.

Namun demikian, di masa depan, ia berharap agar seluruh perusahaan pelat merah, termasuk Perum Peruri mampu mengumpulkan start up yang bisa menjadikan Indonesia terdepan di sektor industri, khususnya di ASEAN dengan cara memperbaiki serta meningkatkan kinerja BUMN melalui revolusi industri 4.0.

Baca Juga: Panaskan Mesin Hingga Tingkat Desa, Golkar Siap Menangkan Semua Jagonya di Pilkada se-Jambi

Dalam hal ini, legislator dapil Bali itu menyatakan Komisi VI DPR RI berkomitmen untuk mendorong serta memberi dukungan berupa kebijakan-kebijakan yang diperlukan agar kinerja perusahaan BUMN seperti Perum Peruri meningkat dalam memberikan benefit kepada masyarakat serta terkait dengan kepentingan ekspor.

“Soal kepentingan agent of development, kepentingan benefit kepada masyarakat, kepentingan ekspor itu pasti kita akan percepat dukungan dukungan, kebijakan kebijakan yang mereka perlukan."

"Mereka kita janjikan untuk apabila ada hal-hal yang menghambat tentang memberikan benefit kepada masyarakat, tentang menjadi agent of development tentang memperlancar ekspor, ini akan kita dorong, kita akan percepat kebijakan-kebijakan yang menjadi kewenangan dari Komisi VI,” tutup Demer. {dpr}

fokus berita : #Gde Sumarjaya Linggih #Demer