30 November 2020

PT Jaktour Ajukan PMD Lagi Meski Terus Merugi, Ini Tanggapan Dimaz Soesatyo

Berita Golkar - Sejumlah BUMD DKI Jakarta kembali mengajukan anggaran Penyertaan Modal Daerah (PMD) dalam APBD 2021. Salah satu BUMD DKI yang kembali mengajukan PMD adalah PT Jakarta Taurisindo (Jaktour).

Anggota Komisi C (Bidang anggaran) dari Fraksi Golkar Dimaz Raditya Nazar Soesatyo, membenarkan kalau PT Jaktour kembali mengajukan PMD di APBD 2021. “Iya, PT Jaktour kembali mengajukan PMD, sekarang lagi dibahas,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya kepada MONITOR, Senin (30/11).

Menurut putra Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo ini, Jaktour mengajukan PMD bukan kali pertama, dua tahun sebelumnya Jaktour pun pernah mengajukan PMD.

Baca Juga: Kader Terbaiknya Rozani Sahabudin Meninggal, Golkar Musirawas Berduka

Kata Dimaz, untuk pembenahan aset-aset milik Jakour memang perlu anggaran. Tapi apakah nantinya pengajuan PMD ini disetujui atau tidak yang menentukan Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI.

“Hari ini rapat banggar. Nanti semua ditentukan di banggar termasuk berapa angka PMD yang diajukan Jaktour,” terangnya.

Di lain pihak, Dimaz pun tak menampik kalau pemasukan dari Jaktour merugi terus. “Iya, beberapa tahun ke belakang Jaktour ini merugi terus karena aset-aset hotel dan lain-lainya sudah tidak bisa bersaing dengan yang baru karena sudah dimakan usia. Kalau tidak dibenahin tentunya pasti terus aja merugi,” pungkasnya.

Baca Juga: Bamsoet Minta Aparat Telusuri Pasokan Senjata dan Tangkap Pelaku Pembantaian di Sigi

Sekedar diketahui PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) adalah BUMD DKI yang mengelola bidang tourism, even dan perhotelan. Tercatat perusahaan ini terus merugi sejak 2016.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pernah mencoba melakukan penyelamatan dengan menugaskan BUMD lain di bidang properti, yakni PD Pembangunan Sarana Jaya untuk merestrukturisasi pengelolaan aset-aset Jaktour.

Nah, saat ini untuk membenahi aset-asetnya Jaktour kembali mengajukan anggaran melalui PMD di APBD 2021. Informasi yang berkembang PMD yang diajukan JakTour nilainya kuran lebih mencapai Rp 187 miliar. {monitor}

fokus berita : #Dimaz Raditya