01 Desember 2020

Cegah COVID-19, Ace Hasan Minta Pemerintah Batasi Pergerakan Warga Saat Libur Akhir Tahun

Berita Golkar - Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily meminta adanya kebijakan pengurangan hari libur akhir tahun untuk membatasi pergerakan warga.

“Sebaiknya liburan akhir tahun ini dikurangi. Liburan hanya untuk merayakan Natal dan tahun baru bagi yang merayakannya. Selebihnya, dipergunakan untuk kegiatan seperti biasa dengan protokol adaptasi kebiasaan baru atau WFH (bekerja dari rumah),” ujar Ace kepada wartawan, Senin (30/11/2020).

Jika pergerakan warga terbatas, kata Ace, maka penyebaran Corona dapat dikendalikan. Namun, jika warga diberi kesempatan untuk mudik, ia memprediksi kasus Corona akan kembali meningkat.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Dukung Jokowi Percepat Reformasi Birokrasi dan Struktural di Indonesia

“Jika liburan akhir tahun ini diberikan kesempatan sebesar-besarnya untuk berlibur ke tempat wisata atau pulang kampung, sebagaimana pengalaman beberapa peristiwa yang lalu, penularan Covid-19 akan semakin tinggi,” imbuh Ace.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini, meminta pemerintah pusat dan daerah segera membuat antisipasi. Salah satunya dengan menggencarkan tes usap bagi warga yang hendak keluar kota.

Selain itu, Ace meminta pemerintah daerah turut turun tangan dengan aksi nyata. Rambu-rambu peringatan soal protokol kesehatan, sebut Ace, bisa jadi solusi.

Baca Juga: Ribuan Jamaah Hadiri Haul Ke-62 Syekh Abdul Qodir Jaelani, Ini Penjelasan Bupati Ahmed Zaki Iskandar

“Pemerintah daerah dan pengelola wisata harus memberikan rambu-rambu yang jelas di tempat destinasi wisata tentang protokol Covid-19 agar masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk mematuhinya,” jelas Ace.

“Selain itu, dapat juga dikerahkan pihak Satpol PP, Kepolisian atau TNI untuk menegakkan protokol Covid-19,” lanjutnya.

Sebelumnya, libur panjang kerap berujung pada bertambahnya klaster baru virus Corona (Covid-19). Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan perlu ada pembahasan khusus mengenai libur panjang akhir tahun 2020.

Baca Juga: Jaga Ketersediaan BBM DKI Jakarta, Alex Noerdin Minta Pertamina Dukung Penuh Peran RU VI Balongan

“Secara khusus akan kita bicarakan mengenai libur panjang yang nanti akan ada di bulan Desember,” ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/11).

Presiden Jokowi memberikan arahan khusus terkait libur panjang akhir tahun 2020. Jokowi meminta ada pengurangan hari libur pada akhir tahun ini. {realitarakyat}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily