04 Desember 2020

Ade Barkah Surahman Sebut Hanya Fitnah dan Kecurangan Yang Bisa Kalahkan BHS-M di Pilkada Cianjur

Berita Golkar - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Ade Barkah Surahman menilai 5 hari menjelang pemilihan sangat rawan terhadap kecurangan dan fitnah. Karena itu diharapkan semua pihak berlomba secara fair play di Pilkada Cianjur 2020.

“Berdasarkan pengalaman saya di Pilkada, 5 hari menjelang pemilihan Pilkada sangat rentan terhadap kecurangan dan fitnah, karena itulah upaya terakhir untuk meraih kemenangan,” terang Ade Barkah pada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon, Jumat (4/12/2020).

Hal itu pula yang akan diantisipasi Ade Barkah dalam menjaga keunggulan hasil survei LSI Deny JA yang menempatkan Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin yang diusung Partai Golkar sebesar 57 persen.

Baca Juga: Ayahanda Stroke, Puteri Komarudin Curhat Minimnya Infrastruktur Penunjang Disabilitas

“Ada kekhawatiran dari kami yang sudah berjuang dari awal hingga berbagai lembaga survei menunjukan pasangan Herman-TB Mulyana unggul jauh dari lawan-lawannya,” ujarnya.

Peluang usungan Partai Golkar bersama emoat partai lainnya cukup terbuka, tapi bisa kalah jika tim pemenangan dan relawan terlena dengan hasil survei.

“Kalau melihat hasil berbagai lembaga survei Paslon yang kami usung sangat terbuka untuk menang, tapi bisa kalah dengan cara curang dan menyebar fitnah alias kampanye hitam,” ujarnya.

Baca Juga: Dipercaya Bawa Sulut Bangkit, Kemenangan Tetty Paruntu-Sehan Landjar Di Depan Mata

Fenomen itu sudah ada, tapi Ade Barkah tidak heran kalau pada hari-hari terakhir, banyak fitnah, hoax dan berita palsu yang beredar di sosial media untuk menjelek-jelekkan pasangan BHS-M.

AB juga mengingatkan kalau kecurangan sangat mungkin terjadi menjelang pencoblosan dan juga di TPS. "Untuk itu, saya menghimbau kepada masyakarat dan relawan untuk bersama-sama mengawal TPS kita masing-masing,” pungkasnya. {ayobandung}

fokus berita : #Ade Barkah Surahman