06 Desember 2020

Rudy Mas’ud Apresiasi Kinerja Polda Riau Tanggulangi COVID-19 dan Amankan Pilkada 2020

Berita Golkar - Anggota Komisi III DPR RI Rudy Mas’ud mengapresiasi kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Riau terhadap penanggulangan Covid-19 dan pengamanan penyelenggaraan pilkada serentak 2020 serta netralitas aparat penegak hukum di lapangan.

Hal tersebut ia ungkapkan saat pertemuan tim kunspek Komisi III DPR RI dengan Kapolda, Kajati, Kakanwil Kemnkumham Riau, di Kantor Kajati Riau, Jumat (04/12/2020).

“Apresiasi terhadap Kapolda Riau, yang telah bekerja keras dan cerdas untuk menangani Covid-19 dan terus mengamankan pilkada serentak. Terkait dengan pilkada serentak, yang terpenting adalah Polri harus mampu menjaga netralitasnya dan mampu menjaga keamanan pilkada nantinya,” ungkap Rudy Mas’ud.

Baca Juga: KPPG Gelar Rakornas Solidkan Kader Perempuan Dukung 60 Persen Kemenangan Golkar di Pilkada

Sebagaimana diketahui bahwa, Provinsi Riau akan melaksanakan pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 di sembilan kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten Siak, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Dumai, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu dan Bengkalis.

Untuk menjaga keamanan pelaksanaan pilkada serentak 2020 di Provinsi Riau, Polda Riau menyiapkan sebanyak 4.732 personil yang tersebar di sejumlah titik yang telah ditentukan dan akan dipantau secara online. Rudy mengusulkan agar penempatan jumlah personil bisa disesuaikan dengan kondisi daerahnya agar nantinya bisa mengantisipasi kerawanan-kerawanan yang akan ditimbulkan.

Politikus Fraksi Partai Golkar ini kemudian berpendapat hal itu menjadi penting karena penempatan jumlah personil sesuai dengan zona-zona tingkat kerawanan daerahnya akan membantu terciptanya pilkada yang aman serta bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan konstitusi.

Baca Juga: Gaji Hanya Rp.140 Juta Per Bulan, Basri Baco Nilai Wajar Usulan Kenaikan Tunjangan Rp.8,3 Miliar

“Jika zonanya aman, maka bisa ditempatkan satu personil untuk mengamankan dua atau tiga TPS, namun jika daerahnya rawan maka minimum satu TPS dikawal oleh satu orang personil, supaya kualitas pilkada kita nanti secara konstitusi bisa dipertanggungjawabkan dengan seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Polda Riau sendiri telah melakukan berbagai simulasi guna pengamanan pilkada serentak di sembilan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau. Selain itu, Polda Riau akan memonitor secara online personilnya yang mengamankan pilkada serentak di sejumlah titik di Provinsi Riau, sehingga akan lebih cepat termonitor. {dpr}

fokus berita : #Rudy Mas’ud