11 Desember 2020

20 Tahun Dominasi Golkar di Indramayu Rontok di Pilkada 2020

Berita Golkar - Kekuatan Partai Golkar di Kabupaten Indramayu akhirnya runtuh di Pilkada Indramayu 2020. Walau hasil real count KPU belum keluar, namun runtuhnya kekuatan Golkar ini ditandai dengan hasil quict count atau hitung cepat oleh lembaga survei Indikator Politik yang memenangkan pasangan calon (paslon) Nina Agustina Dai Bachtiar-Lucky Hakim.

Paslon nomor urut 4 yang diusung oleh PDI Perjuangan, Gerindra, dan NasDem itu menang dengan perolehan suara 37,45 persen. Baru disusul pada urutan kedua Paslon Daniel Mutaqien Syafiuddin-Taufik Hidayat (Mantap) dengan 29,35 persen.

Tokoh Senior Partai Golkar Indramayu, Djahidin mengatakan, kekalahan Paslon Mantap yang diusung Partai Golkar menjadi pukulan keras. Ia menilai, dengan kekuatan yang dimiliki Partai Golkar, seharusnya Pilkada Indramayu 2020 bisa dimenangkan kembali oleh partai berlogo pohon beringin tersebut.

Baca Juga: Pinto Jaya Negara Harap Siapapun Terpilih Gubernur, Jalankan Kebijakan Inovatif-Konstruktif Untuk Jambi

"Dalam hitungan dan kalkulasi perolehan 22 kursi DPRD Indramayu, seharusnya dapat menghantarkan Paslon Mantap sebagai pemenang," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (11/12/2020).

Menurut Djahidin, ada beberapa faktor penyebab kekalahan Partai Golkar yang tidak disadari oleh elite partai baik di tingkatan daerah maupun pusat. Salah satunya adalah mengabaikan program three sukses tinggalan era dulu, yakni sukses konsolidasi, sukses pemilu dan sukses pembangunan.

Ia menjelaskan, sukses konsolidasi partai di Kabupaten Indramayu tidak dapat dilakukan secara masif dan terukur. Mengingat kondisi kepengurusan partai di tingkat daerah dalam sengketa di Mahkamah Partai yang seharusnya itu tidak terjadi tak dapat dihindari.

Baca Juga: Golkar Berhasil Menangkan 3 Dari 4 Pilkada di Provinsi Banten, Ini Rinciannya

Bahkan perpecahan pengurus internal partai semakin meruncing dan terkesan dibiarkan oleh elite DPP Partai Golkar. Maka upaya konsolidasi yang merupakan faktor penentu kemenangan agenda politik partai tidak dapat tercapai secara maksimal.

“Tree sukses itu konsolidasi dulu, internal partai dikuatkan, baru hadapi pemilu. Nah sekarang apa yang dilakukan ketika kedua program sukses tidak tercapai, tidak akan mampu menjalankan three sukses pembangunan sebagai strategi partai Golkar sejak dulu,” ujar dia.

Hal senada juga disampaikan tokoh senior Golkar Indramayu lainnya, Uryanto Hadi. Ia meminta kepada semua pihak untuk kembali bersatu.

“Kami masih meyakini, Golkar Indramayu ke depan masih besar, jika dipimpin oleh sosok yang memiliki akar rumput dan gresroot bawah, maka saya meminta kepada semua elite mari selamatkan Golkar di Indramayu untuk agenda politik berikutnya,” tutur Uryanto Hadi yang juga mantan anggota Fraksi Golkar Indramayu.

Baca Juga: Juara! Menangkan 165 Dari 270 Pilkada, Golkar Sukses Lampaui Target 60 Persen

Sementara itu, Senior Golkar yang juga mantan birokrasi, Mulya Sedjati mengaku terpukul atas hasil Pilkada Indramayu Golkar Indramayu karena belum bisa menghantarkan kadernya melanjutkan Visi Indramayu Remaja untuk 5 tahun ke depan.

Persoalan internal partai yang tak kunjung selesai, alat konsolidasi tidak bisa berjalan secara efektif, hingga terbuai oleh optimisme sebagai lumbung suara Golkar tanpa memikirkan strategi penguatan internal harius segera diselesaikan.

Persoalan itu terkesan terus digantung oleh DPP Partai Golkar. Ia berharap kepada semua pihak yang terlibat pada kebesaran partai Golkar untuk bisa menyelamatkan kejayaan Partai Golkar dengan kembali bersatu.

Baca Juga: Terima Kasih Airlangga Kepada Seluruh Kader Yang Telah Memenangkan Golkar di Pilkada 2020

“Jika sejak dulu Musda Golkar sudah disahkan, saya pastikan tidak akan terjadi seperti ini, kenapa, karena alat konsolidasi dipatahkan oleh elite–elite partai yang mungkin sudah memberikan jaminan kemenangan kepada Paslon Mantap,” ujar Mulya Sedjati.

Ucapkan Selamat

Calon Bupati Indramayu Nomor Urut 3, Daniel Mutaqien Syafiuddin mengucapkan selama kepada Nina Agustina Dai Bachtiar. Ucapan selamat itu ia sampaikan sore tadi melalui sambungan seluler usai keluarnya hasil quick count atau hitung cepat lembaga survei Indikator Politik.

Dalam quick count tersebut, Paslon Nomor Urut 4 Nina Agustina Dai Bachtiar-Lucky Hakim menang dengan perolehan suara 37,49 persen.

Baca Juga: Disapu Bersih PDI Perjuangan, Golkar Rontok di Semua Pilkada se-Sulawesi Utara

"Alhamdulillah tadi jam 5, Mas Daniel nelepon, terus dia menguucapkan selamat. Mba Nina, saya mengakui kemenangan Mba Nina dan Mas Lucky," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di rumah pemenangannya di Kecamatan Losarang, Rabu (9/12/2020).

Masih disampaikan Nina, Daniel juga berpesan untuk menitipkan masyarakat Kabupaten Indramayu dibawah kepemimpinannya nanti. "Terus saya bilang, terima kasih banyak Mas Daniel, saya bilang begitu, kita bersinergi bersama-sama," ujar dia.

Kedepan, Nina Agustina Dai Bachtiar mengaku juga akan bersinergi dengan para paslon lain dalam membangun Kabupaten Indramayu. "Tentu kita juga tidak bisa kalau hanya membangun Indramayu seorang diri," ucapnya.

Baca Juga: Ucapkan Selamat ke Husler-Budiman, Ini Pesan Semangat Andi Fauziah Pujiwatie Untuk Andi Rio

Profil Nina Agustina Dai Bachtiar

Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 4 Nina Agustina Dai Bachtiar-Lucky Hakim menang berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat di Pilkada Indramayu 2020. Quick count itu dirilis oleh lembaga survei Indikator Politik di salah seorang rumah tim pemenangan Nina-Lucky di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/12/2020).

Paslon Nina-Lucky unggul dengan perolehan suara 37,45 persen. Diurutan kedua Paslon Daniel Mutaqien Syafiuddin-Taufik Hidayat dengan 29,35 persen. Baca juga: Hasil Hitung Cepat Pilkada Indramayu Versi Indikator, Nina Agustina-Lucky Hakim Menang, Raih 37,45 %

Urutan ketiga Paslon Muhamad Sholihin-Ratnawati dengan 24,55 persen, dan diurutan terakhir Paslon Toto Sucartono-Deis Handika dengan 8,65 persen. Di Pilkada Indramayu 2020 sendiri, Paslon Nina Agustina Dai Bachtiar-Lucky Hakim ini diusung oleh PDI Perjuangan, Gerindra, dan NasDem.

Baca Juga: Ilham Pangestu Serahkan 500 Kg Beras Untuk Warga Korban Banjir di Aceh Timur

Berikut profil singkat Calon Bupati Indramayu Nina Agustina Dai Bachtiar:

Nina Agustina Dai Bachtiar sendiri merupakan Putri dari Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Dai Bachtiar. Ia lahir di Purwodadi pada 17 Agustus 1973.

Pendidikan:

-SMA Negeri 1 Klaten (1992)
-Sarjana Fakultas Hukum, Universitas Negeri Veteran Jakarta (2012)
-Pascasarjana Fakultas Hukum, Universitas Negeri Veteran Jakarta (2015)

Pengalaman bekerja:

-Ketua Yayasan Da'i An Nur, Losarang Indramayu (2017-sekarang)
-Direktur CV Dinda Abadi (2009-sekarang)
-Komisaris PT Dinda Abadi (2009-sekarang)
-Direktur Utama PT Delta Buana Pratama (2013-sekarang)
/Managing Partner di NDB Law Firm & Partners (2018-sekarang)

Baca Juga: Mengenal Rahmad Mas’ud, Calon Walikota Balikpapan Pemenang Quick Count Pilkada 2020 

Pengalaman organisasi:

-Ketua Bidang Hukum di DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan Perikanan dan Nelayan Tahun 2016 sampai dengan sekarang.
-Bendahara Umum di DPP Gerakan Nelayan dan Tani Tahun 2016 sampai dengan sekarang.
-Sekertaris Jenderal (Sekjen) di Indonesian Korean Friendship Association (IKFA) Tahun 2019 sampai dengan sekarang.

Unggul Sementara Hasil Hitung Cepat

Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 4 Nina Agustina Dai Bachtiar-Lucky Hakim mengklaim kemenangan berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat di Pilkada Indramayu 2020. Hasil quick count itu dirilis oleh lembaga survei Indikator di salah seorang rumah tim pemenangan Paslon Nina-Lucky di Kecamatan Losarang, Rabu (9/12/2020).

Pantauan Tribuncirebon.com dari hitung cepat tersebut, Paslon Nina-Lucky unggul jauh dari para kompetitornya dengan perolehan suara 37,45 persen.

Baca Juga: Doa dan Pesan Ibunda Jika Aditya Halindra Terpilih Jadi Bupati Tuban

Kemudian disusul di urutan kedua Paslon Daniel Mutaqien Syafiuddin-Taufik Hidayat dengan 29,35 persen, urutan ketiga Paslon Muhamad Sholihin-Ratnawati dengan 24,55 persen, dan diurutan terakhir Paslon Toto Sucartono-Deis Handika dengan 8,65 persen.

"Hari ini bisa kita katakan Pasangan Calon Nomor 4 sudah bisa menang, insya Allah," ujar dia Calon Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim kepada awak media.

Lucky Hakim optimis, hasil dari hitung cepat ini tidak akan berbeda jauh dengan hasil real count yang akan dilakukan oleh KPU. Pada kesempatan itu, Lucky Hakim juga mengucap terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak, mulai dari keluarga, tim pemenangan, relawan, koalisi partai, dan lain sebagainya.

"Begitu banyak orang-orang yang berjasa dalam kemenangan ini, tentu saja Nina-Lucky tidak akan bisa menang tanpa bantuan dan doa orang banyak," ujar dia.

Baca Juga: Fraksi Golkar Dukung Pemprov DKI Jakarta Larang Industri Pariwisata Gelar Acara Tahun Baru 2021

"Terima kasih Indramayu yang sudah mempercayakan 5 tahun ke depan kepada Nina Lucky dan ini adalah tanggung jawab yang harus kita pikul dengan penuh amanah," lanjut Lucky Hakim.

Pakai Batik

Dengan mengenakan batik, Calon Bupati Indramayu nomor urut 3 Daniel Mutaqien Syafiuddin optimis menang di Pilkada Indramayu 2020, Rabu (9/12/2020). Daniel Mutaqien Syafiuddin sendiri datang mencoblos ditemani istrinya di TPS 02 Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu.

"Insya Allah menang semaksimal mungkin. Kalau saya bilang 50 persen, ternyata di (menang) sampai 80 persen. Jadi intinya, yang penting menang maksimal," ujar dia seusai mencoblos.

Ke depan ia berkomitmen ingin meneruskan pembangunan yang sudah berjalan di Kabupaten Indramayu. "Program yang belum baik sebelumnya kita akan perbaiki dan yang sudah baik kita lanjutkan,"

Anak dari Mantan Bupati Indramayu Almarhum Irianto M Syaifuddin (Yance) dan Ana Sophanah itu juga mengajak kepada masyarakat untuk bisa menjaga konduktivitas daerah.

Baca Juga: Mengenal Dico Ganinduto, Calon Bupati Kendal Pemenang Quick Count Pilkada 2020

 

Kepada para relawan, ia juga meminta untuk tetap solid dan mengawal kemenangan pasangan Daniel Mutaqien Syafiuddin-Taufik Hidayat (Mantap) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Tetap jaga keamanan, mari bersama menjaga konduktivitas Kabupaten Indramayu," ucapnya.

Ala Santri

Calon Bupati Indramayu nomor urut 1 Muhamad Sholihin tampil nyentrik dengan pakaian khas santri saat melakukan pencoblosan, Rabu (9/12/2020). Lengkap dengan sarung, jas hitam, dan sorban hijau yang dibalut di kepala.

Muhamad Sholihin diketahui mencoblos di TPS 03 Desa Amis blok 02 Rt 003 Rw 002 Kecamatan Cikedung. Pantauan Tribuncirebon.com, ia datang mencoblos dengan cara berjalan kaki ditemani istri dan kerabat serta para pendukung.

Baca Juga: Menangkan 17 Dari 21 Pilkada, Wihaji Sebut Golkar Jawa Tengah Raih Prestasi Tertinggi

"Ini sebagai identitas saya sebagai seorang santri, dan ingin meneruskan perjuangan para ulama dan santri," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Sebelum mencoblos, pria yang identik dengan peci itu bahkan melakukan sungkem ke ibu mertua, termasuk berziarah ke orang tuanya yang sudah meninggal di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

Tidak hanya itu, ia juga berziarah ke makam-makam para leluhur, seperti Maulana Habib Umar bin Toha bin Yahya, Maulana Habib Syekh, Sunan Gunung Jati, Syekh Quro, Raden Aria Wiralodra, dan lain-lain.

Muhamad Sholihin berharap, dengan ziarah tersebut menjadi langkahnya untuk dapat melanjutkan perjuangan dan cita-cita para leluhur, yakni membawa Kabupaten Indramayu yang jauh lebih baik.

Baca juga: Jagoan Golkar Menang di 16 Dari 23 Pilkada se-Sumut, Airlangga Telepon Langsung Musa Rajekshah

"Karena itu, kita ingin menjaga komitmen para ulama, kyai, dan santri, untuk membersihkan praktek tidak baik yang ada di Indramayu," ujarnya.

Kepada Tribuncirebon.com, Muhamad Sholihin mengaku hari ini adalah hari bersejarah baginya, termasuk bagi masyarakat Kabupaten Indramayu.

Ia optimis, dirinya bersama Ratnawati sebagai Calon Wakil Bupati yang kelak akan dipercaya masyarakat untuk memimpin Kabupaten Indramayu 5 tahun kedepan. "Aura kemenangan sudah ada di depan mata. Kemenangan ini untuk masyarakat Indramayu," ujarnya. {cirebon.tribunnews}

fokus berita : #Djahidin