11 Desember 2020

Machfud Arifin-Mujiaman Kalah di Pilkada 2020, Ini Sikap Golkar Kota Surabaya

Berita Golkar - Pascakalahnya Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Machfud Arifin dan Mujiaman dalam hitungan cepat Pilkada 2020 oleh sejumlah lembaga survei, DPD Partai Golkar Kota Surabaya memohon maaf. Selain itu, DPD Partai Golkar juga menyemangati pengurus, kader, dan sukarelawan.

"Niat sudah kami ikrarkan. Ikhtiar sudah kami lakukan dengan segenap kemampuan yang kami miliki dengan tujuan untuk memiliki wali kota dan wakil wali kota idaman," kata Arif Fathoni dikutip dari ANTARA di Surabaya, Jumat 11 Desember 2020.

"Hal ini membuat kami mengerahkan segala energi yang bisa kami lakukan. Namun, biarlah rakyat yang menjadi tuannya," tambahnya.

Baca Juga: Ucapkan Selamat ke Husler-Budiman, Ini Pesan Semangat Andi Fauziah Pujiwatie Untuk Andi Rio

Menurut dia, warga Surabaya sudah menentukan pilihannya. Ia mengungkapkan jika semua pendukung Machfud-Mujiaman pasti kecewa karena impiannya tidak terpenuhi. "Namun, inilah realitas politik yang harus kami terima dengan lapang dada," ujar Arif Fathoni.

Selanjutnya ucapan terima kasih disampaikan dari DPD Partai Golkar Surabaya atas segala niat tulus dan perjuangan para pengurus, kader, dan sukarelawan Golkar.

"Kami mohon maaf manakala interaksi ini melahirkan hal-hal yang kurang berkenan di hati Anda semua. Sampai ketemu di hajatan politik berikutnya," ucap Arif Fathoni yang merupakan anggota DPRD Surabaya.

Baca Juga: Terima Kasih Airlangga Kepada Seluruh Kader Yang Telah Memenangkan Golkar di Pilkada 2020

Sementara itu, pemilik Bee Jay Bakau Resort Probolinggo, Benyamin Mangitung, warga Surabaya turut mengomentari unggahan Toni di Facebook. Ia mengatakan bahwa siapa pun yang dipilih rakyat untuk memimpin 5 tahun ke depan harus didukung dan tetap dikritisi demi kemajuan Kota Surabaya tercinta.

Komentar lainnya datang dari Hasan, warga Surabaya sekaligus kader Golkar. Menurut Hasan, para pendukung Machfud-Mujiaman sudah bekerja maksimal tetapi tetaplah yang mementukan adalah Allah Swt.

"Sama-sama Pak, manusia hanya berusaha, Allahlah yang menentukannya. Kami juga kader Golkar mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kita semua saudara mari bersama membangun Surabaya. Golkar makin jaya," katanya.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Ungkap Aspirasi Kader Golkar se-Indonesia Ingin Airlangga Jadi Capres 2024

Melansir dari Antara.news hasil hitung cepat yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei di antaranya Populi Center menyebut Paslon Eri-Armuji (Erji) meraih suara 56,51 persen dan Machfud-Mujiaman (Maju) 43,49 persen.

Surabaya Survey Center (SSC) Erji 57,34 persen dan Maju 42,66 persen, Poltracking Erji 57,41 persen dan Maju 42,59 persen, dan Charta Politika Erji 56,28 persen dan Maju 43,72 persen. {portalmalangraya}

fokus berita : #Arif Fathoni