15 Desember 2020

Jokowi Masuk 50 Muslim Berpengaruh, Ace Hasan Sebut Karena Berpihak Pada Umat Islam

Berita Golkar - Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk daftar 50 muslim teratas dari 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh tahun 2021 versi Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC). Partai Golkar menilai banyak kebijakan Jokowi yang berpihak kepada umat Islam di negara dengan penduduk muslim terbesar ini.

"Penghargaan ini jelas merupakan pengakuan dunia muslim atas kepemimpinan Presiden Jokowi di negara muslim terbesar di dunia. Sangatlah pantas Presiden Jokowi ditempatkan sebagai pemimpin muslim paling berpengaruh di dunia pada urutan ke 12," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

Baca Juga: Hanya Menang di Badung dan Jembrana Dari 6 Pilkada se-Bali, Sugawa Korry Tetap Bersyukur

Ace mengatakan The Royal Islamic Strategic Studies Centre alias RISSC memiliki indikator tersendiri menetapkan Jokowi sebagai salah satu muslim paling berpengaruh di dunia. Terlebih, kata dia, Jokowi memberi contoh bagi negara muslim lain soal moderasi beragama.

"Secara faktual, Indonesia merupakan negara muslim terbesar di dunia tanpa mengabaikan semangat kebinekaan. Indonesia menjadi model bagi negara muslim lainnya dalam mengedepankan semangat moderasi beragama atau wasathiyah," ucapnya.

Tak hanya itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini menilai sejumlah kebijakan Jokowi juga berpihak kepada umat Islam di Indonesia. Salah satunya pengembangan dunia madrasah dan pesantren.

Baca Juga: Pelopori Walk Out Saat Rapat Paripurna, Jamaludin Sindir PSI Tidak Konsisten di DPRD DKI

"Saya kira banyak kebijakan Presiden Jokowi yang jelas memiliki keberpihakan terhadap umat Islam. Pengembangan dunia pesantren, madrasah, pertumbuhan ekonomi syariah yang semakin meningkat, dan lain-lain," ujar Ace.

"Sebagai negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia mampu sebagai negara dengan status berpendapatan menengah ke atas, tentu ini prestasi yang patut dihargai," sambungnya.

Seperti diketahui, dilansir dari situs resmi The Muslim 500, diakses detikcom pada Selasa (15/12), nama paling atas adalah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Adapun tiga orang Indonesia yang masuk 50 besar ialah Presiden Jokowi, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan ulama/anggota Wantimpres Habib Luthfi binYahya.

Baca Juga: Ini Cara Golkar Kota Surabaya Kenang Jasa Almarhum Gus Amik

Erdogan menempati urutan pertama pada 2021 dan menyalip Raja Salman bin Abdulaziz (Raja Arab Saudi). Pada 2020, Erdogan berada di peringkat ke-6, sedangkan Raja Salman berada pada posisi ke-4. Adapun sosok yang tahun lalu menempati posisi nomor satu, yaitu pemimpin Deobandi Sheikh Muhammad Taqi Usmani, kini berada di posisi ke-5.

Sementara Presiden Jokowi menempati urutan ke-12. Pada tahun sebelumnya, Jokowi ada di peringkat ke-13. Sementara Said Aqil berada di posisi ke-18 dan Habib Lutfi berada di peringkat ke-32. Berikut ini daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia tahun 2021:

1. Recep Tayyip Erdogan (Presiden Turki)
2. Raja Salman bin Abdul Aziz (Raja Arab Saudi)
3. Ayatollah Hajj Sayyid Ali Khamenei (pimpinan tertinggi Iran)
4. Raja Abdullah II Ibn Al-Hussein (Raja Hasyimiyah Yordania)
5. Sheikh Muhammad Taqi Usmani (Pemimpin Deobandi)

Baca Juga: Pelopori Walk Out Saat Rapat Paripurna, Jamaludin Sindir PSI Tidak Konsisten di DPRD DKI

6. Raja Mohammed VI (Raja Maroko)
7. Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan (Putra Mahkota Abu Dhabi)
8. Ayatollah Sayyid Ali Hussein Sistani (Marja Hawza, Najaf, Iraq)
9. Sheikh Al-Habib Umar bin Hafiz (Pimpinan Dar Al Mustafa, Tarim, Yaman)
10. Sheikh Salman Al-Ouda (khatib)
11. Sheikh Tamim bin Hamid Al-Thani (Emir Qatar)
12. President Joko Widodo (Presiden RI)
13. Sheikh Dr Ahmad Muhammad Al-Tayyeb (Imam Besar Masjid Al-Azhar)
14. Sheikh Abdullah bin Bayyah (Presiden Forum for Pro-moting Peace in Muslim Societies)
15. Imran Khan (Perdana Menteri Pakistan)
16. Muhammadu Buhari (Presiden Nigeria)
17. Sheikh Dr Ali Gomaa (Mantan Grand Mufti Republik Arab Mesir)

Baca Juga: Azis Syamsuddin Dukung RUU Ekonomi Syariah Lebih Berpihak Pada UMKM

18. Said Aqil Siradj (Ketum Nahdlatul Ulama)

19. Amirul Mu'minin Sheikh As Sultan Muhammadu Sa'adu Abubakar III (Sultan Sokoto)
20. Seyyed Hasan Nasrallah (Sekjen Hizbullah)
21. Sheikh Habib Ali Zain Al Abideen Al-Jifri (Dirjen Tabah Foundation)
22. Sheikh Hamza Yusuf Hanson (Guru dan co-founder Zaytuna College)
23. Muhammad bin Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud (Putra Mahkota Arab Saudi)
24. Sheikh Ahmad Tijani bin Ali Cisse (Pemimpin Tijaniyya Sufi Order)
25. Sheikha Munira Qubeysi (Pimpinan Qubeysi)
26. Sheikh Abdul-Aziz ibn Abdullah Aal Al-Sheikh (Grand Mufti Kerajaan Arab Saudi)
27. Maulana Mahmood Madani (Pemimpin dan anggota eksekutif Jamiat Ulema e Hind, India)
28. Sheikh Mustafa Hosny (khatib)
29. Sheikh Usama Al-Sayyid Al-Azhari (ulama)
30. Shah Karim Al-Hussayni (The Aga Khan IV, Imam Ismaili Mus-lims)
31. Sheikh Dr Yusuf Al-Qaradawi (pimpinan International Union of Muslim Scholars)
32. Habib Luthfi bin Yahya (ulama)
33. Sheikh Abdul-Malik Al-Houthi (pimpinan Houthi)
34. Sheikh Mahmud Effendi (ulama)
35. Maulana Tariq Jameel (ulama)
36. Sheikh Moez Masoud (ulama)

Baca Juga: Menpora Zainudin Amali Usul Vaksin COVID-19 Prioritas Untuk Atlet dan Pelatih

37. Halimah Yacob (Presiden Singapura)
38. Sheikh Rached Ghannouchi (politisi Tunisia)
39. Sheikh Muhammad Al-Yaqoubi (ulama)
40. Professor Seyyed Hossein Nasr (filsuf)
41. Sheikh Uthman Taha (kaligrafer)
42. Mohammed Salah (pesepakbola profesional)
43. Sheikh Muqtada Sadr (politisi)
44. Maulana Nazur ur-Rahman ( Amir jemaah tablig Pakistan)
45. HE President Mahmoud Abbas (Presiden Palestina)
46. Dr Aref Ali Nayed (ulama)
47. Dr Timothy Winter (Sheikh Abdal Hakim Murad) (ulama)
48. Sheikh Ibrahim Salih (ulama)
49. Dr Mohamed Bechari (aktivis Prancis)
50. Amr Khalid Preacher (khatib) {detik}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily #Joko Widodo