17 Desember 2020

Bupati Juliyatmono Bakal Tutup Alun-Alun Karanganyar di Malam Tahun Baru

Berita Golkar - Bupati Karanganyar, Juliyatmono, secara tegas melarang segala bentuk aktivitas perayaan pada malam pergantian 2020 menuju tahun baru 2021. Untuk memastikan hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan melaksanakan patroli dan menghalau kerumunan di fasilitas publik saat malam tahun baru.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab itu berharap masyarakat Karanganyar dapat berempati dan menghormati kondisi saat ini, pandemi Covid-19. Pemerintah bersama pihak terkait berupaya menekan persebaran Covid-19.

Oleh karena itu, Bupati berharap masyarakat memberikan dukungan dengan berada di rumah dan tidak menyelenggarakan kegiatan perayaan tertentu.

Baca Juga: Gagal di Pilkada 2020, Semua Elemen Golkar Kabupaten Indramayu Harus Introspeksi

"Saya sudah perintahkan. Malam tahun baru kita semua tidak ada aktivitas apa pun. Tidak ada aktivitas dan berdoa di rumah masing-masing. Tidak ada kumpulan, perayaan, kembang api, tidak ada apapun. Hormati langkah-langkah kami mengakhiri pandemi, mengakhiri tahun 2020," kata Bupati saat berbincang dengan wartawan, Rabu (16/12/2020).

Bahkan, sembari tersenyum, Bupati menyampaikan kemungkinan menutup kompleks Alun-alun Kabupaten Karanganyar pada malam pergantian tahun. Pada tahun sebelumnya, masyarakat akan berkumpul di sejumlah fasilitas publik pada malam pergantian tahun.

Sejumlah tempat yang disasar adalah Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Taman Pancasila, kawasan wisata Tawangmangu, Ngargoyoso, Colomadu, dan lain-lain.

Baca Juga: Libur Akhir Tahun, Azis Syamsuddin Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

"Mungkin wilayah alun-alun kami tutup. Kami operasi dan dijaga sampai pagi. Kami halau siapapun itu dan diminta pulang ke rumah. Kami akan jaga dengan perangkat yang ada. Semua terkait, operasi," tutur dia.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo, menyampaikan menyiagakan 250 orang personel Satpol PP kantor Satpol PP dan ratusan personel di 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Lokasi Berkumpul Massa

Seluruh personel akan dibagi tugas berjaga di kantor dan melaksanakan patroli keliling pada malam pergantian tahun. Patroli menyasar sejumlah tempat yang rawan dijadikan lokasi berkumpul massa.

Baca Juga: Juliyatmono Puas Golkar Bisa Menang Besar 17 Dari 21 Pilkada Serentak se-Jateng

"Sesuai arahan Bupati saat malam tahun baru petugas kami sebar ke tempat rawan kerumunan. Kami kolaborasi dengan Polres dan Kodim Karanganyar untuk memastikan agar tidak terjadi kerumunan," ujar Yopi saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu.

Selain patroli, petugas Satpol PP, lanjut Yopi, juga akan menyelenggarakan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan di tempat tertentu.

Yopi mengaku hingga Rabu belum ada laporan masyarakat perihal rencana kelompok, komunitas, organisasi, maupun pelaku usaha menyelenggarakan acara tertentu pada malam pergantian tahun.

Baca Juga: Aksi Yanti Airlangga Pimpin IIPG Beri Bantuan Untuk Korban Banjir Rangkasbitung, Banten

"Sejak awal Pak Bupati melarang [acara pada malam pergantian tahun] maka ya mungkin mereka memahami. Termasuk restoran maupun tempat tertentu membuat perayaan itu juga dilarang. Kalau sekadar buka, melayani pengunjung sesuai kapasitas, silakan. Tetapi kalau mengemas acara tertentu pada malam pergantian tahun tidak boleh," ujar dia. {solopos}

fokus berita : #Juliyatmono