21 Desember 2020

Selama Pandemi, Darul Siska Salurkan 32 Ribu Paket Sembako Untuk Masyarakat Sumbar Terdampak COVID-19

Berita Golkar - Dampak Pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh masyarakat, penghasilan keluarga menurun, banyak pekerja di PHK yang memicu ledakan pengangguran yang berujung meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia termasuk Sumatera Barat. Kondisi ini menjadi perhatian serius dari Darul Siska, Anggota Komisi IX DPR RI, Fraksi Partai Golkar, Dapil Sumbar 1.

Dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat khususnya di Sumatera Barat, akibat dampak yang ditimbulkan oleh Pandemi Covid-19, selain terus mendorong peningkatan kuota penerima BLT dari pemerintah pusat, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini berupaya melakukan langkah nyata mendistribusikan bantuan sembako.

Baca Juga: Bamsoet Terpilih Aklamasi Pimpin IMI Periode 2021-2024

"Sampai saat ini kita telah menyalurkan bantuan paket sembako sebanyak 32. 000 paket atau setara dengan 3,2 Milyar kepada keluarga yang terdampak Covid-19 di Sumatera Barat," ungkap Darul Siska, dalam keterangan persnya, Senin (21/12/2020).

Lebih lanjut kata Darul Siska, tahun 2020 ini adalah tahun yang berat di tengah pandemi Covid-19, Indonesia adalah salah satu negara yang terdampak cukup parah, hampir semua sektor kehidupan terganggu dan merasakan dampak dari pandemi ini.

"Kondisi ini memaksa kita di DPR bersama pemerintah terus mengupayakan langkah-langkah dan terobosan melalui beberapa kebijakan strategis seperti penerapan, protokol kesehatan, penyiapan rumah sakit rujukan dan pelaksanaan PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," sebutnya.

Baca Juga: Taufan Pawe Kembali Tunjuk Plt Ketua DPD II Golkar, Kali Ini Bulukumba, Enrekang dan Toraja Utara

Kemudian kata Darul Siska, dalam mengatasi dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh pandemi, pihaknya mendorong refocusing anggaran.

"Yaitu anggaran yang tidak mendesak dipangkas, kemudian dipergunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak dan dukungan bagi dunia usaha agar tetap tumbuh di tengah pandemi," ujarnya.

Menurut Politisi Golkar ini, tantangan yang kita hadapi dalam 1 (satu) tahun pandem ini adalah bagaimana mendorong lahirnya legislasi yang mempunyai dampak langsung dalam mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh pandemi, seperti mengatasi menurunnya pendapatan keluarga, meningkatnya pengangguran. banyaknya dunia usaha yang gulung tikar dan lain sebagainya.

Baca Juga: Bupati Juliyatmono Siap Terima Vaksinasi COVID-19 Pertama di Karanganyar

"Dari sisi anggaran, kita terus mendorong agar pemerintah tetap memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak, baik melaui BLT maupun program padat karya yang bisa mengerakkan perekonomian keluarga, UMKM dan perekonomian nasional. Tahun 2021 kita masih mendorong adanya stimulus berupa Bantuan Langsung Tunai dan bantuan permodalan bagi dunia usaha," jelasnya.

Dari sisi pengawasan, ia senantiasa melakukan monitoring terkait pelaksanaan program program penanganan dampak pandemi ini agar semua program pemerintah berjalan efektif, tepat sasaran dan berdaya guna bagi masyarakat.

Sebagai Anggota Komisi IX DPR RI, Darul Siska terus mendorong dan mensosialisasikan Gerakan Hidup Sehat terutama di masa pandemi sepanjang tahun 2020 ini karena beliau menyadari pentingnya menerapkan protokol kesehatan untuk melawan penularan covid 19.

Baca Juga: Idah Syahidah Imbau Pemilik Gudang Pangan Perhatikan Aspek Higienitas

"Langkah yang kita lakukan adalah melakukan edukasi menjalankan kebiasaan hidup baru (memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak) dan pola hidup sehat dengan makan yang cukup, istirahat yang cukup dan olahraga secara teratur.

Sosialisasi dilakukan baik secara langsung ataupun dengan pendistribusian ribuan paket bantuan berupa peralatan cuci tangan, madu, hand sanitaizer dan makanan pendukung gizi masyarakat serta panduan hidup sehat ditengah pandemi," kata dia.

Kepedulian politisi senior Partai Golkar ini juga terlihat pada perhatiannya yang serius untuk mengatasi stunting. Puluhan ribu paket bantuan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil telah disalurkan kepada daerah yang rawan gizi buruk di pelosok Sumatera Barat. {covesia}

fokus berita : #Darul Siska