24 Desember 2020

Ace Hasan Tantang 6 Menteri Baru Jokowi Buktikan Kinerjanya

Berita Golkar - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengomentari Reshuffle 6 Menteri Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ace menantang para menteri Jokowi ini untuk membuktikan kinerjanya.

Awalnya, Ace menyoroti penunjukan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) baru yang notabene merupakan mantan calon wakil presiden (cawapres). Ace menyebut tugas di lembaga kementerian tidaklah mudah apalagi saat pandemi virus Corona masih mewabah di Indonesia.

"Salah satu figur yang menarik dari menteri baru ini adalah Sandiaga Uno, mantan cawapres. Kini ditugaskan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bertugas di kementerian itu bukan hal yang mudah, apalagi di era pandemi yang mengalami kelesuan," kata Ace kepada wartawan, Kamis (24/12/2020).

Baca Juga: Salim Fakhri Ingatkan 10 Kader Golkar di DPRK Aceh Tenggara Jangan Terlibat Calo Dana UMKM

Ace menantang Sandiaga untuk merealisasikan program OK OC dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Dia menjelaskan bahwa sektor pariwisata dapat berkontribusi untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi ini.

"Sandi harus membuktikan program OK OC-nya dapat mendorong dan mengembangkan ekonomi kreatif kita yang berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi kita pasca pandemi. Ayo, buktikan Bang Sandi!," katanya.

Ace kemudian mengenang momen di Pilpres 2019 ketika Sandiaga yang kerap kali 'nyinyir' terhadap program Jokowi-Maruf Amin. Kala itu, saat Ace menjabat jubir Jokowi-Maruf, ia pun tak memungkiri selalu terlibat debat dengan Sandiaga.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Minta Kemendikbud Tinjau Ulang Rencana Pembelajaran Tatap Muka

"Sandi yang selalu berdebat dengan saya, saat saya menjadi jubir Jokowi-Kyai Ma'ruf selalu skeptis dan nyinyir terhadap program-program yang ditawarkan Presiden Jokowi dengan berbagai SANDIwara-nya, harus membuktikan bahwa dia dapat memulihkan economic tourism yang berkontribusi besar terhadap pendapatan negara," tuturnya.

Selain itu, Ace juga menyoroti menteri kesehatan (menkes) baru Budi Gunadi Sadikin yang bukan berlatar belakang dokter. Ace menyebut menkes baru harus memastikan vaksin COVID-19 dapat berjalan efektif dan menyeluruh ke masyarakat.

"Tantangan utama adalah memastikan penanganan kesehatan tetap harus menjadi prioritas utama. Menteri kesehatan baru yang bukan berlatar belakang bidang kesehatan memastikan penggunaan vaksin COVID-19 dapat berjalan secara efektif, aman dan merata untuk seluruh rakyat," katanya.

Baca Juga: Dikelola Amanah dan Independen, John Kenedy Azis Bantah Dana Haji Dipakai Bangun Infrastruktur

Tak berhenti disitu, Ace pun meminta kepada menteri sosial baru, Tri Rismaharini untuk dapat memastikan bantuan perlindungan sosial dapat berjalan tepat sasaran. Risma harus melakukan pembenahan data penerima bantuan sosial.

"Berbagai program perlindungan sosial seperti PKH, kartu sembako, bantuan sosial tunai, harus dimanfaatkan untuk membantu rakyat dengan tepat sasaran dan data yang akurat. PR utama Bu Risma adalah menata kembali program bantuan perlindungan sosial dengan melakukan pembenahan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS)," ucap Ace.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini juga turut berbicara mengenai tantangan yang harus dihadapi oleh menteri agama (menag) baru Yaqut Cholil Qoumas. Tantangan itu, lanjut Ace, mengenai bagaimana menyikapi sekelompok orang yang mengatasnamakam agama untuk melanggar tatanan kenegaraan.

Baca Juga: Jokowi Puji Tangan Dingin Airlangga Mampu Bawa Wushu Indonesia Berprestasi Gemilang

"Tantangan yang harus dihadapi Gus Yaqut menghadapi sekelompok pihak yang selalu mengatasnamakan agama lalu menghalalkan segala bentuk kekerasan dan melanggar tatanan kenegaraan," katanya.

Ace meminta Yaqut untuk dapat menyikapi masalah itu dengan mekanisme hukum. Sebab, Kementerian Agama (Kemenag) tidak bisa menyelesaikan itu dengan kekerasan.

"Menghadapinya tentu bukan dengan kekerasan negara yang dilakukan oleh Kementerian Agama karena itu bukan ranahnya. Jika kekerasan atas nama agama, agama apapun, baik verbal maupun fisik yang menimbulkan konflik sosial dalam masyarakat, lebih baik serahkan pada mekanisme hukum," ucapnya.

Baca Juga: Puteri Komarudin Gandeng BI Salurkan Lemari Pendingin dan Perahu Untuk 70 Nelayan di Karawang

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi mengenalkan menteri-menteri barunya. Ini adalah reshuffle kabinet pertama Jokowi untuk Kabinet Indonesia Maju.

Pengumuman nama-nama menteri baru Jokowi ini digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (22/12). Jokowi mengumumkan langsung nama-nama menterinya.

"Bapak, ibu, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, pada sore hari yang berbahagia ini saya bersama-sama dengan Bapak Wapres ingin mengumumkan menteri-menteri baru yang akan duduk di anggota Kabinet Indonesia Maju. Untuk itu, saya akan memperkenalkan satu per satu," kata Jokowi.

Baca Juga: Menko Luhut Ingatkan Elite Tahan Birahi Politik Sampai COVID-19 Selesai

Total ada 6 menteri baru Presiden Jokowi dalam reshuffle pertama Kabinet Indonesia Maju. Berikut ini nama-nama menteri baru Jokowi yang dikenalkan sore ini:

Menteri Sosial: Tri Rismaharini
Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sandiaga Uno
Menteri Perdagangan: M. Lutfhi
Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin {news.detik}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily